Breaking News:

Berita Kendal

Lapas Kendal Masih Jalankan Program Asimilasi, Napi Baru Berpotensi Keluar Penjara Lebih Cepat

Sebanyak 22 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal menjalani asimilasi Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Ilustrasi. Seorang napi Lapas Kelas IIA Kendal sedang video call dengan istrinya secara gratis, Selasa (2/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Sebanyak 22 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal menjalani asimilasi Covid-19.

Mereka merupakan pelaku tindak kejahatan pencurian, perampokan dan beberapa tindak kejahatan lain yang diperbolehkan mendapatkan program asimilasi Covid-19.

Kepala Lapas Kelas IIA Kendal Samsul Hidayat mengatakan, program asimilasi narapidana dalam suasana pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga 31 Juni 2021.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan Nomor: 1 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Baca juga: Saya Pakai Buat Rampungkan Pendidikan, Warga Pegandon Kendal Ini Dapat Klaim Asuransi Rp 137,2 Juta

Baca juga: Digagas Dua Sekolah Ramah Anak di Kendal, Skema Pembelajaran Mulai Disusun Jelang KBM Tatap Muka

Baca juga: Viral Dugaan Pungli di MAN Kendal, Tiap Siswa Diminta Infaq Rp 400 Ribu, Ternyata Begini Faktanya

Baca juga: Pemkab Kendal Terima 11 Kontainer Hand Sanitizer dan Masker, Donasi Pemerintah Singapura

Kata Samsul, para napi masih berhak mendapatkan jatah asimilasi selagi 2/3 masa pidananya jatuh sebelum 31 Juni.

Berlaku juga bagi napi baru yang mendapatkan pidana pendek dengan ketentuan dan syarat yang sama.

"Putusan akhir-akhir ini, pidananya pendek-pendek. Ada yang 9 bulan, 10 bulan, kemungkinan sebelum Juni mereka bisa bebas," terangnya di Kendal, Jumat (19/3/2021).

Menurut Samsul, sepanjang pandemi Covid-19, sebanyak 140 napi di Lapas Kelas IIA Kendal telah mendapatkan hak asimilasi.

Dari jumlah tersebut, 22 napi di antaranya masih menjalani asimilasi sedangkan sisanya mendapatkan hak yang sama pada 2020.

Program asimilasi tidak berlaku bagi pelaku tindak pidana korupsi (tipikor), penyalahgunaan narkotika, teroris, ilegal logging, dan kejahatan trans nasional.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved