Breaking News:

Berita Pendidikan Hari Ini

Viral Dugaan Pungli di MAN Kendal, Tiap Siswa Diminta Infaq Rp 400 Ribu, Ternyata Begini Faktanya

Terkait adanya ijazah yang ditahan pihak MAN Kendal, karena yang bersangkutan belum membayar tunggakan iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Bentuk fisik surat pemberitahuan tentang permohonan infaq dari MAN Kendal kepada orangtua siswa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kejari Kendal memanggil Kepala, Komite MAN Kendal, beserta perwakilan orangtua siswa, Rabu (17/3/2021). 

Mereka dipanggil untuk dimintai klarifikasi atas adanya dugaan pungutan wajib kepada orangtua siswa.

Klarifikasi yang dimaksud berkenaan dengan beredarnya video dan surat terbuka kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca juga: Pemkab Kendal Terima 11 Kontainer Hand Sanitizer dan Masker, Donasi Pemerintah Singapura

Baca juga: Tak Mau Jadi Klaster Baru di Stadion Kebondalem Kendal, Operasional Fasilitas Olahraga Dikaji Ulang

Baca juga: Permudah Pembeli Pasar Relokasi, Dishub Kendal Minta BRT Trans Jateng Perpanjang Rute sampai Weleri

Baca juga: Vaksinasi Masuk Desa di Kendal, Petugas Kesehatan Sasar Lansia, Sehari 1.000 Dosis Vaksin

Dimana berisi tentang adanya dugaan pungutan Rp 400.000 kepada wali murid sebelum mengambil ijazah kelulusan. 

Sementara perwakilan orangtua siswa diwakili oleh Damiri yang sebelumnya membuat surat terbuka kepada Gubernur Ganjar Pranowo didampingi kuasa hukum.

Dalam surat terbuka itu, Damiri mengeluhkan kalau ijazah anaknya ditahan pihak sekolah.

Menurut Damiri, untuk mengambilnya diwajibkan membayar sumbangan infaq Rp 400 ribu.

Surat itu dibuat Damiri pada 3 Maret 2021 dan ditembuskan kepada pihak Ombudsman Jateng, Bupati Kendal, Kepala Kemenag Jateng,

Termasuk kepada Kepala Kemenag Kendal, hingga Ketua DPRD, Kejari, dan Kapolres Kendal.

Dari hal itu, Kejari Kendal memanggil para pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi tentang persoalan tersebut. 

Halaman
1234
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved