Breaking News:

Berita Banyumas

Kombatan Desak Kejari Purwokerto Bongkar Dalang Dugaan Korupsi JPS Banyumas

Koalisi Masyarakat Banyumas Tegakkan Keadilan mendesak Kejari Purwokerto usut tuntas dalang kasus korupsi JPS Banyumas.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Koalisi Masyarakat Banyumas Tegakkan Keadilan (Kombatan) membacakan tuntutan meminta Kejari Purwokerto mengusut tuntas dalang dibalik korupsi dana bansos Covid-19 Program Jaring Pengamanan Sosial (JPS) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di wilayah Kabupaten Banyumas, dalam aksi yang digelar di Purwokerto, Jumat (19/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Koalisi Masyarakat Banyumas Tegakkan Keadilan (Kombatan) mendesak dan meminta Kejari Purwokerto mengusut tuntas dalang dibalik korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Dana bansos yang dimaksud adalah program Jaring Pengamanan Sosial (JPS) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di wilayah Kabupaten Banyumas.

"Bantuan yang semestinya digunakan malah diselewengkan. Kami minta Kejari Purwokerto mengusut tuntas dalang dibalik terkait bantuan sosial Covid-19," ujar Koordinator Kombatan Banyumas, Taufik Hidayat, membacakan tuntutan dalam aksi di Purwokerto, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: 2 Warga Cilongok Banyumas Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi JPS, Kerugian Negara Rp 2,12 Miliar

Baca juga: Kejari Purwokerto Segel 8 Greenhouse di Cilongok Banyumas, Terkait Dugaan Korupsi JPS Rp 2,12 Miliar

Baca juga: Kejari Purwokerto Sita Uang Rp 470 Juta, Diduga Hasil Penyelewengan JPS Banyumas

Baca juga: Korupsi Dana Covid-19, Green House Disegel di Cilogok Banyumas, Tersangka Rekan Dekat Anggota DPR RI

Ia menegaskan bahwa penetapan tersangka atas kasus korupsi dana Bansos Covid-19 seharusnya tidak hanya berhenti pada tersangka
AM dan MT saja.

"Yang jelas, dari dua orang pelaku itu punya kedekatan dengan seorang anggota legislatif DPR RI perempuan dapil 8 Banyumas Cilacap. Dan kejaksaan harusnya sampai ke sana," jelasnya.

Anggota dewan tersebut dianggapnya mempunyai kedekatan dengan tersangka karena masih satu partai, yaitu di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurutnya, akses dana bantuan itu dapat turun dari Kemnaker, satu di antara jalurnya adalah melalui anggota legislatif.

"Partainya sama dengan pelaku MT dan anggota partai politik," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Purwokerto menetapkan dua tersangka dugaan korupsi kasus dana bansos Covid-19.

Dua tersangka itu adalah AM (26) dan MT (37), keduanya warga Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved