Breaking News:

Berita Purbalingga

Usaha Kayu Gagal, Warga Bedagas Purbalingga Nekat Bobol Rumah Tetangga. Gondol Uang Rp 20 Juta

Penderes kelapa asal Desa Bedagas, Purbalingga membobol rumah tetangganya kemudian mencuri uang Rp 20 juta dan telepon genggam.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Pujiono didampingi Kasat Reskrim Iptu Gurbacov dan Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dalam konferensi pers di Mapolres Purbalingga, pada Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Aksi nekat dilakukan AS (36), penderes kelapa asal Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Dia membobol rumah tetangganya kemudian mencuri uang dan telepon genggam.

Aksi pencuriannya terbongkar setelah polisi menyelidiki kasus tersebut.

AS diamankan anggota Satreskrim Polres Purbalingga sebulan setelah beraksi, berikut barang bukti.

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Pujiono mengatakan, pencurian terjadi pada Januari 2021, di rumah milik Marni alias Nini Murni (66).

"Tersangka masuk ke rumah korban dengan menggunakan tangga kayu yang ada di dekat lokasi dan masuk ke dalam rumah melalui jendela. Kemudian, mengambil barang berharga yang ada di dalam rumah," ujar Kompol Pujiono dalam konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Tak Kunjung Pulang dari Memancing, Warga Kejobong Purbalingga Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Baca juga: Pak Camat Sembunyikan Berkas di Kolong Tempat Tidur, Dugaan Korupsi APBD TA 2017-2021 di Purbalingga

Baca juga: Inspektorat Jateng Beri Nilai Sangat Baik atas Kinerja Pemerintahan Purbalingga Periode 2016-2021

Baca juga: Ingin Dongkrat Penjualan UMKM, Pemkab Brebes Studi Banding ke Purbalingga Lihat Program Tuka Tuku

Dalam kesempatan itu, AS membawa uang tunai Rp 20 juta dan satu unit telepon genggam.

Korban yang kemudian mengetahui telah terjadi pencurian, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pengadegan.

Berdasarkan laporan tersebut Polsek Pengadegan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan.

Selanjutnya, Unit Reskrim Polsek Pengadegan bekerja sama dengan Unit Resmob Satreskrim Polres Purbalingga melakukan penyelidikan kasus.

"Tersangka akhirnya diamankan pada akhir bulan Februari 2021 di rumah asalnya di wilayah Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga," jelasnya.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa telepon genggam merk Oppo tipe A3S dan tangga kayu yang dipakai tersangka masuk ke dalam rumah korban.

Baca juga: Bupati Blora Tolak Rencana Impor Beras: Hasil Panen Petani Melimpah

Baca juga: Mudik Lebaran Diperbolehkan, Gubernur Ganjar Minta Sopir Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Banyumas Turun, hingga Pekan Kedua di Maret Ada 17 Orang Meninggal

Baca juga: Peziarah Protes, Batu Nisan Kuno di Makam Stanagede Diambil Disparbud Wonosobo

Sedangkan uang tunai yang dicuri tersangka sudah habis digunakan untuk membayar utang.

"Dari keterangan tersangka, ia mengaku nekat mencuri akibat terlilit utang yang mencapai Rp 100 juta. Ia memiliki utang besar setelah gagal merintis usaha jual beli kayu," katanya.

Kabag Ops menambahkan, atas perbuatannya, AS dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Ancaman hukuman pasal tersebut maksimal tujuh tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved