Breaking News:

Berita Blora

Bupati Blora Tolak Rencana Impor Beras: Hasil Panen Petani Melimpah

Bupati Blora Arief Rohman menolak rencana pemerintah pusat mengimpor beras. Menurut Arief, hasil panen petani di daerah sudah cukup melimpah.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Ilustrasi. Pekerja mengangkut beras di Gudang Bulog Jawa Tengah, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Bupati Blora Arief Rohman menolak rencana pemerintah pusat mengimpor beras. Menurut Arief, hasil panen petani di daerah sudah cukup melimpah.

"Kalau masukan dari pemerintah daerah ini, karena melihat hasil panen yang melimpah ini, untuk Blora sih masih bisa tercukupi dari lokal sini ya, kami produksinya berlebih," ucap Arief Rohman saat ditemui Kompas.com di Kantor Bupati Blora, Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, pemerintah pusat harus mempertimbangkan ulang rencana untuk mengimpor beras.

"Saya kira, harus dipertimbangkan. Ya, nanti kami memohon ke pemerintah maupun yang ngurusin itu untuk mengoptimalkan beras lokal dulu," katanya.

Blora surplus beras

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Blora, Lilik Setyawan menjelaskan, produksi beras di wilayahnya selama setahun mencapai 600.000 ton.

Sedangkan, beras yang dikonsumsi masyarakat tidak lebih 150.000 ton.

"Kami itu produksi berasnya setahun bisa sampai 600.000 ton, yang dikonsumsi seperempatnya, yang lain itu bisa surplus bisa dikirim ke luar daerah," jelasnya.

Baca juga: Bupati Blora Minta Restu Gubernur Jateng, Segerakan Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Baca juga: Pelajar Asal Tunjungan Blora Ini Tersadar Keesokan Harinya, Hasil Jual Handphone Ternyata Uang Palsu

Baca juga: Gudang Bulog Blora Siap Serap Gabah Petani Rp 5.300, Ini Syarat dan Ketentuannya

Baca juga: Maling Motor Ini Lagi Apes, Alami Kecelakaan Saat Kabur Seusai Tipu Tukang Ojek di Todangan Blora

Maka dari itu, apabila pemerintah pusat benar-benar mengimpor beras maka harga beras petani lokal akan semakin turun.

"Jadi memang betul, selain menolak impor beras, kami juga harus menolak beras masuk ke Kabupaten Blora," jelasnya.

Halaman
123
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved