Breaking News:

Berita Banyumas

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Banyumas Turun, hingga Pekan Kedua di Maret Ada 17 Orang Meninggal

Sadiyanto mengatakan, hingga pekan kedua di bulan Maret, kasus kematian sebanyak 17 orang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto ditemui wartawan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus angka meninggal akibat Covid-19 di Banyumas cenderung menurun.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, Sadiyanto dalam rapat bersama Forkompimda, Selasa (16/3/2021).

Sadiyanto mengatakan, hingga pekan kedua di bulan Maret, kasus kematian sebanyak 17 orang.

Angka tersebut cenderung menurun jika dibanding Februari yang mencatatkan 72 kasus kematian.

Kasus meninggal terbanyak di bulan Maret terjadi pada 14 Maret lalu, dimana ada tiga orang yang meninggal dalam sehari.

"Sempat, selama sepekan sebelumnya, tidak ada kasus kematian akibat Covid-19. Hal ini menunjukkan angka penurunan yang cukup signifikan," katanya.

Baca juga: 2 Warga Cilongok Banyumas Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi JPS, Kerugian Negara Rp 2,12 Miliar

Baca juga: Hendak Buang Sampah, Warga Kaliori Banyumas Ini Lihat Mayat Tanpa Busana di Tepian Sungai Serayu

Baca juga: Sambangi KPU Banyumas, Rombongan DPC Partai Demokrat Pimpinan Susilo Rini Serahkan SK Pengurus

Baca juga: Eni Dwi Cahyani Jadi Korban Aksi Pecah Kaca, Mobil Diparkir di Halaman Kantor PN Purwokerto

Ia menjelaskan, di Banyumas, hingga Selasa, total ada 439 orang meninggal karena Covid.

"Terbanyak, Desember tahun lalu, sebanyak 138 orang meninggal dan Januari 135 orang," tambahnya.

Sementara, angka total kasus Covid di Banyumas sebanyak 8.696 dan sembuh sebanyak 7.821.

"Saat ini, yang sedang dirawat di rumah sakit sebanyak 88 orang. Dan, masih tersedia 462 tempat tidur," ungkapnya.

Namun begitu, Sadiyanto mengatakan, angka kematian masih di atas 5 persen yang ditetapkan WHO.

"Ini yang masih jadi PR agar bisa di bawah ketetapan WHO. Kemarin, sempat 5,03, sekarang naik menjadi 5,04," tuturnya.

Oleh karenanya, pihaknya terus menggencarkan vaksin yang difokuskan pada lansia.

Karena, 80 persen angka kematian di Banyumas didominasi pasien Covid-19 lansia. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Peziarah Protes, Batu Nisan Kuno di Makam Stanagede Diambil Disparbud Wonosobo

Baca juga: Tak Kunjung Pulang dari Memancing, Warga Kejobong Purbalingga Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Baca juga: Gubernur Ganjar Puji Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Salatiga, Ini yang Menjadi Perhatiannya

Baca juga: Jangan Coba-coba Lari saat Ketemu Polisi Patroli, Bukti Pelanggaran Kini Direkam di Helm Polisi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved