Breaking News:

Berita Pekalongan

Jangan Coba-coba Lari saat Ketemu Polisi Patroli, Bukti Pelanggaran Kini Direkam di Helm Polisi

Guna mendukung pelaksanaan ETLE, Satlantas Polres Pekalongan juga memasang kamera portabel penindakan pelanggaran kendaraan bermotor (Kopek).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Pipit Witianingsih memakaikan helm kopek ke anggotanya, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Polres Pekalongan terus mempersiapkan diri menerapkan sistem Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE).

Ada kamera pemantau yang dipasang di tiga titik, yakni simpang Gumawang, pertigaan depan Kecamatan Wiradesa, dan persimpangan Podo, Keduwngwuni.

"Itu model automatic yang nanti akan di snapshot pelanggaran seperti tidak memakai helm, tidak pakai safety belt, atau melanggar kecepatan dan melanggar marka, dan lain-lain," kata Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Pipit Witianingsih saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Viral, Wanita Berpakaian Pengantin Jawa Motoran di Jalanan Kota Pekalongan. Ini Faktanya

Baca juga: Bawa Kabur Remaja 14 Tahun, Warga Kratonan Lor Kota Pekalongan Dipolisikan

Baca juga: Diiming-Imingi Uang Puluhan Juta agar Mau Ikut KLB, Ketua DPC Demokrat Pekalongan Ngumpet di Kamar

Baca juga: Sejumlah Pria Lecehkan Perempuan Diduga Gelandangan di Pekalongan, Aksinya Terekam CCTV dan Viral

Guna mendukung pelaksanaan ETLE, Satlantas Polres Pekalongan juga memasang kamera portabel penindakan pelanggaran kendaraan bermotor (Kopek).

Kopek merupakan perangkat kamera portabel yang dipasang di kendaraan patroli lalu lintas, baik itu mobil maupun di helm yang dipakai personel, saat melaksanakan patroli.

"Kopek sebagai alat perekam dan identifikasi pelanggaran lalu lintas," imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, sistem penggunaan helm berkamera tersebut, yaitu setiap petugas berpatroli akan mengaktifkan action camera di bagian helmnya.

"Saat melakukan patroli dan menemukan pelanggaran, nanti kamera akan merekam. Lalu, akan dikonversi ke aplikasi E-TLE guna dicek mengenai identitas kendaraan dan pemilik kendaraan," jelasnya.

"Kalau sudah tahu alamatnya, petugas akan mengirim surat e tilangnya. Maksimal tiga hari surat tersebut akan dikirim ke rumah pemilik kendaraan," imbuhnya.

Baca juga: Skuad PSIS Semarang Matangkan Taktikal, 5 Hari Jelang Laga Perdana Piala Menpora

Baca juga: Muncul 3 Nama di Tim Formatur, Penentuan Ketua DPW PAN Jateng Akhirnya Diambil Alih Pengurus Pusat

Baca juga: MUI Keluarkan Fatwa: Vaksinasi saat Ramadan Tak Membatalkan Puasa

Baca juga: Mudik Lebaran Tak Dilarang, Ini Pesan Epidemiolog agar Tak Terjadi Penularan Covid-19

Dengan adanya hal tersebut, petugas justru tak perlu mengejar kendaraan yang dirasa melanggar ketertiban selama di jalan raya.

"Rencananya, ETLE akan dilakukan pada tanggal 23 Maret 2021 dan kami juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi tata tertib lalu lintas serta melengkapi surat-surat kendaraan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved