Berita Purbalingga Hari Ini
Bibit Kopi Arabica Varietas Sigararutang Ditanam di Purbalingga, Cepat Berbunga dan Tahan Karat Daun
Bibit kopi arabica varietas Sigararutang dari Simalungun, Sumatera Utara yang memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan pada umumnya.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kementerian Pertanian RI melalui Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (Pusosek KP) memberikan 10.000 bibit kopi arabica, varietas Sigararutang kepada Pemkab Purbalingga, Rabu (17/3/2021).
Bibit kopi arabica yang diberikan merupakan varietas Sigararutang dari Simalungun, Sumatera Utara yang memiliki sejumlah kelebihan dibanding kopi pada umumnya.
Baca juga: Kampus UIN Saifuddin Zuhri Purbalingga Dibangun Mulai Tahun Ini, Ditarget Rampung 5 Tahun
Baca juga: Usaha Kayu Gagal, Warga Bedagas Purbalingga Nekat Bobol Rumah Tetangga. Gondol Uang Rp 20 Juta
Baca juga: Tak Kunjung Pulang dari Memancing, Warga Kejobong Purbalingga Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
Baca juga: Pak Camat Sembunyikan Berkas di Kolong Tempat Tidur, Dugaan Korupsi APBD TA 2017-2021 di Purbalingga
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga, Mukodam menyampaikan, 10.000 bibit kopi ini dibagikan untuk 4 desa yang memiliki syarat cuaca dan ketinggiannya.
Seperti Desa Serang, Siwarak, Kutabawa di Kecamatan Karangreja dan Desa Jingkang di Kecamatan Karangjambu.
"Kenapa dipilih kopi, karena kami melihat langsung di Dusun Gunungmalang, Desa Serang ini dominasinya adalah lahan sayur."
"Tentu untuk menjaga konservasi lahan dan air perlu diikuti tanaman keras yang produktif."
"Maka kami pilih yang cocok yakni kopi arabica di ketinggian 1.596 Mdpl ini," ujar Mukodam kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (17/3/2021).
Penyerahan dan penanaman bibit kopi bersama Kementan dilaksanakan di sekitar Gardu Pandang, Dusun Gunungmalang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja.
Penanaman kali ini dilakukan secara tumpangsari di perkebunan sayur milik masyarakat.
Dengan harapan ketika waktunya panen, seluruh hasilnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat.
"Penanaman bibit kopi kali ini secara tumpangsari, agar produksi sayur jalan, tapi konservasi juga dapat."
"Produktivitas kopinya juga bagus dan menambah penghasilan petani," jelasnya.
Kepala Pusosek KP Kementan, Dr Ir Sudi Mardiyanto menyampaikan pohon kopi arabica varietas Sigagagutang ini lebih cepat berbunga.
Dalam 2 tahun sudah bisa berbuah dan tahan karat daun.
Disamping itu dalam siklus satu tahun hanya punya masa kosong 2 bulan, selebihnya dapat dipanen setiap minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/tanam-kopi-arabica-di-purbalingga.jpg)