Kamis, 28 Mei 2026

Kebumen Berdaya

Diduga tak Nyaman Dilihat banyak Orang, Sapi Kurban di Kebumen Ngamuk

Tiang tenda depan masjid nyaris patah serta motor yang terparkir di sekitar lokasi roboh diterjang sapi

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
MENGAMUK. Warga berupaya menjinakan sapi yang mengamuk saat hendak disembelih di Ponpes Nurul Falah Desa Jabres Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen, Rabu (27/5/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Seekor sapi kurban mengamuk saat hendak disembelih di Ponpes Nurul Falah Desa Jabres Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen pada Rabu (27/5/2026).

Diketahui ada 6 kambing serta 11 sapi yang dikurbankan bertepatan dengan Idul Adha 1447 Hijriyah di Ponpes Nurul Falah.

Semula penyembelihan 6 kambing dan 1 ekor sapi yang dilakukan oleh panitia berjalan dengan lancar.

Akan tetapi sapi kedua yang hendak disembelih tiba-tiba mengamuk hingga membuat panitia kewalahan.

Begitu juga warga langsung kalang kabut menjauh dari lokasi sapi mengamuk.

Beberapa orang bahkan sampai tersungkur saat menarik sapi yang mengamuk itu. Bahkan tiang tenda depan masjid nyaris patah serta satu sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi terjatuh diterjang sapi.

Baca juga: Sadewo Umumkan Insentif Guru Ngaji dan Ponpes di Hadapan Jemaah Salat Id

Anggih Trianto (31) dua kali terjatuh saat berupaya menjinakan sapi itu. Beruntung dia tidak mengalami luka serius akibat kejadian itu.

 Menurutnya sapi itu mengamuk kemungkinan karena stres melihat banyak orang.

Di sisi lain lokasi sapi itu sebelum disembelih berada di dekat rel kereta api sehingga kemungkinan terganggu dengan kebisingan kereta api saat melintas.

"Stres sapinya karena kereta api melintas dan kemarin malam ada suara petasan dan pawai," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu siang.

Setelah berjibaku, warga akhirnya dapat menjinakan sapi tersebut. Beberapa orang lantas merobohkan sapi itu dengan cara menarik tali yang telah diikatkan ke bagian tubuh sapi.

Sapi itu kemudian dinaikan ke atas troli sederhana dan menariknya ke lokasi penyembelihan.

Dia telah mengusulkan kepada panitia penyembelihan hewan kurban supaya sapi dapat ditempatkan di lokasi yang nyaman kedepannya seperti jauh dari kerumunan orang, jalan dan perlintasan kereta api.

"Jangan kayak gini jadi tontonan banyak orang kan jadi stres sapinya," terangnya. (Ais).

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved