Berita Tegal Hari Ini

Disdikbud Kota Tegal Mulai Siapkan Sekolah Piloting, Rencana Terapkan KBM Tatap Muka

Disdikbud Kota Tegal sedang menyiapkan beberapa sekolah untuk dijadikan percontohan atau piloting konsep belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kepala Disdikbud Kota Tegal, Ismail Fahmi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Disdikbud Kota Tegal sedang menyiapkan beberapa sekolah untuk dijadikan percontohan tatap muka di masa pandemi Covid-19. 

Masing-masing jenjang pendidikan akan ada yang ditunjuk sebagai sekolah piloting. 

Kepala Disdikbud Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, sampai saat ini kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi Covid-19 masih berlangsung secara daring. 

Baca juga: Waktunya Cicipi Varian Baru Kuliner Ponggol Khas Tegal, Ketan Jadi Pengganti Nasi di Warung Bu Ani

Baca juga: Enam ASN Bakal Jalani Pemeriksaan, Kasus Dugaan Tipikor Proyek Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal

Baca juga: Heran Wali Kota Tegal Tak Cabut Laporan di Polisi atas Wakilnya, Ganjar: Padahal Sudah Siap Pak

Baca juga: Mumpung Jalingkut Belum Diresmikan, Warga Pesisir Kota Tegal Manfaatkan Jalan Buat Jemur Rebon

Rencana untuk tatap muka akan dimulai dengan penerapan sekolah piloting. 

Hal itu sekaligus merespon sebagian siswa dan orangtua yang menginginkan KBM tatap muka. 

Pihaknya juga sudah mendata sekolah-sekolah yang akan diajukan ke Dinkes Kota Tegal

"Tidak semua, pakai piloting terlebih dahulu, baik dari jenjang PAUD, TK, SD, maupun SMP."

"Sekolah piloting ini sudah kami data untuk diajukan ke Dinkes agar mendapatkan rekomendasi," kata Fahmi kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (6/3/2021). 

Fahmi mengatakan, jika mendapatkan rekomendasi, maka sekolah piloting tatap muka bisa dilakukan. 

Namun tetap dengan pembatasan siswa. 

Dia menjelaskan, prinsipnya dalam satu kelas jumlah siswanya maksimal 50 persen. 

Sisanya 50 persen lainnya belajar dari rumah. 

Sementara untuk pembelajaran tatap muka bagi seluruh sekolah, menurut Fahmi, pihaknya masih mematangkan kajian. 

Karena kondisi saat ini masih di masa pandemi Covid-19. 

"Orangtua dan siswa juga menyadari kondisi Covid-19."

"Makanya kami perlu komitmen untuk menjaga anak-anak agar tetap sehat dan bisa belajar dengan baik," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: 687 Lulusan UMP Diwisuda di Lapangan Mas Mansoer Purwokerto, Suwondo: Prokesnya Luar Biasa Baik

Baca juga: Bioskop di Purwokerto Dapat Lampu Hijau Buka, Tempat Karaoke Belum. Ini Alasan Bupati Banyumas

Baca juga: DPD Partai Demokrat Jateng: Bohong Jika Ada Ketua DPC Berangkat ke Deli Serdang

Baca juga: Waspadai Virus Corona Jenis Baru Masuk Jateng, Ini Instruksi Gubernur Ganjar ke Dinas Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved