Breaking News:

Berita Jateng

Jateng Kembangkan PLTS Apung di Waduk, Siap Suplai Listrik 723 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung tengah dikembangkan di Jawa Tengah.

tangkap layar Kompas Talks
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan terkait PLTS Apung dalam diskusi virtual Kompas Talks, Selasa (2/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung tengah dikembangkan di Jawa Tengah. Upaya ini untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan (EBT) 21,32 persen pada 2025.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan, banyak potensi energi nonfosil yang ada di provinsi ini. Hanya saja, harus dilakukan upaya optimal.

Selain PLTS Atap, pihaknya juga menggenjot pembangunan PLTS Terapung. PLTS jenis ini akan dipasang di beberapa waduk di Jateng.

"PLTS Terapung ini bisa dipasang di Waduk Kedungombo, Gajahmungkur, Wadaslintang, dan Mrica. Ini bekerja sama dengan lembaga think thank IESR sebagai tindak lanjut Jateng Solar Province," kata Ganjar saat diskusi virtual Kompas Talks, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Targetkan Jadi Provinsi Tenaga Surya, Ganjar Minta Perusahaan dan Kantor Pemerintah Bangun PLTS

Baca juga: Perusahaan Lampu Tenaga Surya Pindah ke Jateng, Pemprov: Tolong Prioritaskan Pekerja Lokal

Baca juga: Tak Lagi Gelap, Jalan Wanasari Argasoka-Kepetek Banjarnegara Kini Diterangi Lampu Bertenaga Surya

Pemanfaatan PLTS, saat ini, tengah digencarkan pemerintah karena dinilai dapat secara cepat meningkatkan bauran EBT.

Secara geografis, Provinsi Jawa Tengah yang berada di daerah khatulistiwa di 10°LS memiliki intensitas penyinaran matahari 3,5 kwh/m²/hari sehingga seluruh wilayah di Jawa Tengah potensial dibangun PLTS.

Jateng memiliki potensi tenaga surya sekitar 3,5 kilowatt peak per meter persegi.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menuturkan, terdapat 723,07 megawatt perpeak (MWp) potensi teknis kapasitas PLTS Terapung yang dapat dikembangkan di 42 lahan perairan di Jawa Tengah.

"Potensi terbesar di Waduk Kedung Ombo dengan kapasitas 267,95 MWp dan Gajahmungkur 147,88 MWp," jelasnya.

Baca juga: Lebih Dari Sebulan Dilanda Banjir, 964 Warga Kabupaten Pekalongan Masih Mengungsi di 16 Titik

Baca juga: Kabar Duka, Artis Rina Gunawan Berpulang. Teddy Syach Memakai APD Ikut Memakamkan

Baca juga: TMMD Bajarnegara Dipusatkan di Desa Pagentan, Ini Proyek Fisik yang Akan Dikerjakan

Baca juga: Ini Pemicu Konflik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal. Gubernur Ganjar: Keduanya Sudah Rapat Bareng

PLTS ini memanfaatkan lahan perairan, dimana di Jateng, jumlahnya cukup banyak.

Progres pembangunan PLTS ini, kata dia, saat ini, tengah dilakukan identifikasi dan pembicaraan dengan berbagai pihak.

Pada acara Central Java Solar Day 2021 baru-baru ini, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menuturkan, PLTS Terapung dipasang di atas lahan perairan semisal danau, waduk, dan bendungan.

Satu proyek PLTS Terapung yang saat ini berjalan di Indonesia yakni di Cirata Jawa Barat, dengan total kapasitas 145 MWp. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved