Berita Kecelakaan Hari Ini
Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Muhammad Thohir Tewas Terserempet Kereta, Anggota DPRD Kendal
Seusai terserempet kereta karena menerobos palang pintu perlintasan, Muhammad Thohir sempat dilarikan ke RS Darul Istiqomah, namun tidak tertolong.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Anggota DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Thohir tewas seusai terserempet kereta api, Sabtu (27/2/2021).
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kendal dari Fraksi PPP tersebut terserempet KA Joglosemarkerto pada pukul 09.30 di perlintasan sebidang Km 17+9/0 Desa Kalibendo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Baca juga: Chacha Frederica Bakal Tangani Masalah Stunting di Kendal, Masuk Program 100 Hari Bupati Dico
Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Kendal Diarak Menggunakan Delman, Dico: Jangan Sungkan Mengkritik Saya
Baca juga: Pendapatan PBB Kendal 2020 Turun Rp 4 Miliar, Bakeuda: Akibat Terdampak Pandemi Sepanjang Tahun
Baca juga: Vaksinasi Bagi Tenaga Pendidik Terpaksa Ditunda Dahulu di Kendal, Begini Alasan Dinkes
Thorir adalah warga Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Diketahui, korban sedang mengayuh sepeda hendak pulang ke rumahnya.
Seusai terserempet kereta karena menerobos palang pintu perlintasan, korban sempat dilarikan ke RS Darul Istiqomah.
Nahas, korban meninggal sebelum dilakukan penanganan oleh tim medis.
Penjaga palang pintu perlintasan kereta di Kalibendo, Sutrisno mengatakan, korban melaju dari arah selatan menaiki sepeda.
Katanya, saat korban sampai di pinggi rel, palang pintu sudah ditutup lantaran ada dua kereta KA 189 Joglosemaraketo dari arah timur dan KA 2704 barang dari arah barat.
Korban pun sudah diteriaki warga yang berhenti menunggu kereta melintas agar tidak melewati batas pintu.
Namun, Thohir tetap saja menerobos hingga terserempet kereta dan tewas.
"Palang perlintasan sudah saya tutup karena akan melintas dua kereta dari barat dan timur."
"Kemudian pesepeda itu menerobos dan tidak lihat ada kereta api dari arah timur," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (27/2/2021).
Sepeda milik korban rusak hingga patah tak berbentuk.
Sementara jasad korban tersungkur ke samping rel dengan luka di bagian kepala dan kaki.
Menurut dokter jaga RS Darul Istiqomah, Frins Aisiya, korban sudah meninggal ketika hendak dilakukan penanganan.