Breaking News:

Penanganan Corona

Tak Lama Lagi! Tarif Maksimal Layanan Vaksinasi Gotong Royong Bakal Diterbitkan Kemenkes

Menkes Budi Gunadi menerbitkan Permenkes Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
ILUSTRASI - Vaksin Sinovac yang diterima Puskesmas Randudongkal, Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, akan segera menetapkan tarif maksimal untuk pelayanan vaksinasi gotong royong.

Seperti diketahui, pendanaan vaksinasi gotong royong ini dibebankan kepada perusahaan.

"Biaya pelayanan vaksinasi gotong-royong yang dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta."

"Tidak boleh melebihi tarif maksimal yang telah ditetapkan oleh Kemenkes," kata Nadia seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Istri Resmi Jadi Bupati, Rizal Diansyah Dilantik sebagai Ketua Dekranasda Purbalingga

Baca juga: Bupati Purbalingga Janjikan Layanan Penerbangan di Bandara JB Soedirman Mulai 22 April

Baca juga: Rumah Tuheri Hanya Tersisa Puing Kayu Sisa Kebakaran, Dua Warga Lawen Banjarnegara Alami Luka Bakar

Baca juga: BPS: Kondisi Ekonomi di Banjarnegara Lebih Baik Dibanding Provinsi Maupun Nasional

Nadia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi gotong royong hanya akan dilakukan di fasilitasi pelayanan kesehatan (Fasyankes) milik masyarakat atau swasta yang memenuhi syarat.

Ia juga mengatakan, apabila perusahaan memiliki Fasyankes yang memenuhi syarat, maka harus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat.

"Dan melakukan pencatatan dan pelaporan secara elektronik melalui sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19."

"Ataupun dapat manual untuk disampaikan ke Dinkes kabupaten/kota," ujarnya.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, vaksinasi adalah upaya untuk mempercepat kekebalan kelompok dan mengakhiri pandemi Covid-19.

Oleh karenanya, pelaksanaan vaksinasi baik melalui mekanisme gotong royong dan yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat selesai selama 12 bulan.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved