Breaking News:

Berita Karanganyar

119 Ahli Waris di Karanganyar Gagal dapat Santunan Kematian Covid, Dinsos: Santunan Tidak Ada Lagi

Sebanyak 119 ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Karanganyar, batal menerima santunan kematian.

TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Karanganyar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 119 ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Karanganyar, batal menerima santunan kematian.

Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinas Sosial Karanganyar Gunarto menyampaikan, sebelumnya, Dinsos Karanganyar telah mendapatkan surat edaran yang berisi masyarakat yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 dapat mengajukan santunan kematian.

Prosedur pengajuan itu dapat disampaikan ke Dinsos Karanganyar untuk kemudian diteruskan ke Dinsos Jateng dan ke Kementerian Sosial.

"Kami sudah mengirim 119 ahli waris yang mengajukan santunan. Setiap ada ajuan, kami langsung rekap dan dikirim ke provinsi. Provinsi yang membuat rekomendasi untuk diajukan ke Kemensos," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Ruang Baca Disarpus Karanganyar Sudah Dibuka Lagi, Ini Jam Operasional Kunjungan Selama Pandemi

Baca juga: Kasus Hilangnya Anak Dokter di Karanganyar Tidak Bisa Diproses Secara Hukum, Ini Penjelasan Polisi

Baca juga: Target DKK Karanganyar: 9 Ribu Dosis Sudah Disuntikkan Hingga Awal Maret 2021

Baca juga: 15 Jiwa Terpaksa Diungsikan, 3 Pondasi Rumah Warga Dusun Teken Karanganyar Tergerus Sungai Grompol

Lanjutnya, dari 119 ajuan ahli waris itu, belum ada satupun yang mendapatkan santunan kematian sampai saat ini.

Beberapa ahli waris banyak yang menanyakan kejelasan terkait santunan tersebut.

"Intinya, kami hanya memfasilitasi. Kami sudah dapat surat resmi dari provinsi. Santunan dinyatakan tidak ada lagi. Kami diminta memberitahukan kepada ahli waris," ungkapnya.

Terkait kebijakan baru ini, Gunarto akan mengirim surat kepada ahli waris melalui kecamatan. Sehingga, ahli waris tidak lagi menunggu-nunggu kepastian soal santunan.

Dia menjelaskan, Dinsos Jateng juga telah memberikan keterangan bahwa hingga saat ini, sudah memberikan rekomendasi ke Kemensos sebanyak 2.174 surat ajuan santunan kematian.

Di sisi lain, masih ada sekitar 1.100-an surat ajuan santunan yang belum mendapatkan rekomendasi.

"Dari jumlah itu, baru tujuh yang dapat santunan. Sesuai surat edaran, masing-masing dapat Rp 15 juta. Kalau Karanganyar tidak ada yang dapat," jelasnya. (*)

Baca juga: Bawa Samurai dan Tongkat, Anggota Ormas Palak Pedagang di Laweyan Solo. 6 Orang Diamankan

Baca juga: Ada Nakes Alami Mual dan Pusing seusai Divaksin, Dinkes Banyumas: Itu karena Ketakutan Berlebih

Baca juga: Singgung Soal Harmonisasi Kepala Daerah Kota Tegal, Ganjar: Lawan Saja di Pilkada

Baca juga: Ini Makna Pelantikan Bupati Wonosobo bagi Afif Nurhidayat: Tak Sekadar Seremonial

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved