Berita Banjarnegara

Jumat, Puncak Acara Peringatan Hari Jadi Ke 450 Kabupaten Banjarnegara Diisi Pengajian Gus Miftah

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke 450 tak semeriah tahun lalu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Acara ngobrol bareng Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Kabupaten Banjarnegara, di pendopo Kabupaten Banjarnegara, Kamis (25/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Perayaan Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke 450 tak semeriah tahun lalu.

Gegap gempita masyarakat yang tumpah ruah di jalanan kota, tahun lalu, tak tampak lagi di tahun ini akibat pandemi Covid-19.

Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke 450 diperingati secara sederhana.

Beberapa kegiatan peringatan yang biasanya digelar, ditiadakan untuk menghindari potensi penularan corona.

Sementara, kegiatan rutin tetap dilaksanakan namun dengan peserta terbatas.

Di antaranya, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bersama anggota Forkopimda Banjarnegara berziarah ke makam bupati Banjarnegara terdahulu.

Termasuk, berziarah ke makam H Endro Soewarjo di kompleks Makam Kasepuhan Desa Sewaka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Kisah Pencuri Makanan yang Babak Belur Dimassa, Kini Nyantri di Ponpes Alif Baa Banjarnegara

Baca juga: Belajar dari Peristiwa Pekerja Tersengat Listrik di Banjarnegara, PLN: Tolong Lapor Biar Aman Semua

Baca juga: Pulang PKL Plesir ke Baturraden, Remaja Asal Banjarnegara Tenggelam di Curug Telu

Baca juga: Ribuan Botol Miras Berbagai Merek Dimusnahkan, Hasil Operasi Satpol PP Banjarnegara Sepanjang 2020

Endro Soewarjo merupakan bupati Banjarnegara periode 1986-1991, yang merupakan putra Pemalang.

"Beliau adalah Bapak Pembangunan di Banjarnegara, yang menggencarkan slogan Gilar-Gilar,” kata Budhi.

Sebelumnya, Budhi beserta anggota Forkopimda melakukan anjangsana ke kediaman bupati dan wakil bupati yang pernah menjabat, Senin (22/2/2021).

Puncaknya, Jumat, 26 Februari, atau tepat di hari jadi, pemkab akan menggelar pengajian secara virtual yang akan menghadirkan penceramah kondang, Gus Miftah.

Sementara, hari ini, pemkab menyelenggarakan acara "Ngobrol Bareng Bupati Banjarnegara tentang Ekonomi Banjarnegara di Masa Pandemi".

Di acara itu, Budhi menunjukkan capaiannya selama menjabat kepala daerha.

Ia masih mengunggulkan program pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas kerjanya selama ini.

Di tengah pandemi, pihaknya masih bisa menyisihkan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk membangun infrastruktur.

Baca juga: Pabrik Rokok di Kudus Banting Setir Produksi Rokok Murah, Bea Cukai: Daya Beli saat Pandemi Turun

Baca juga: Buat Paspor Tak Harus ke Imigrasi, Ini Program Jemput Bola yang Ditawarkan Kantor Imigrasi Pemalang

Baca juga: Dilantik Jumat, Ini Daftar Nama 17 Bupati/Wali Kota di Jateng Hasil Pilkada 2020. 4 Lainnya Menyusul

Baca juga: Tawarkan Kerja Sama Jual Beli Gula Pasir, Karyawan BUMN Ini Tipu Pengusaha Banyumas Rp 660 Juta

Padahal, di sejumlah daerah lain, pembangunan infrastruktur terhambat karena kebijakan refocussing untuk penanganan Covid-19.

Budhi pun mengklaim, prioritas pembangunan infrastruktur telah membawa dampak bagi pembangunan di sektor lain, termasuk ekonomi.

"Tahun 2020 tinggal sekitar 20 persen yang belum (dikerjakan) karena pandemi. Nanti akan diselesaikan di tahun 2021," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved