Breaking News:

Berita Jateng

Petugas Bea Cukai Solo Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal dari Jatim, Truk Ditangkap di Rest Area Tol

Bea Cukai Solo mengamankan 3,792 juta batang rokok ilegal dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas Bea Cukai Solo mengamankan dua orang yang kedapatan membawa rokok ilegal di Rest Area Tol Solo-Ngawi KM 519 B Masaran, Kabupaten Sragen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Bea Cukai Solo mengamankan 3,792 juta batang rokok ilegal dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Belum lama ini, Bea Cukai Solo juga menangkap dan mengamankan dua orang berinisial An dan Ro, beserta barang bukti rokok ilegal.

Keduanya diamankan di Rest Area Tol Solo-Ngawi KM 519 B Masaran, Sragen, Kamis (12/2/2021).

Kepala Kantor Bea Cukai Solo Budi Santoso mengatakan, dari dalam truk yang dikendarai dua orang tersebut, petugas menemukan 1,632 juta batang rokok ilegal jenis SKM yang dilekati pita cukai bekas pakai.

"Dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan (Februari), kami berhasil melakukan penindakan rokok ilegal sebanyak 2 kali dengan total 3.792.000 batang. Ini bukti bahwa walaupun di masa pandemi tidak berarti kinerja unit pengawasan Bea Cukai Solo mengalami penurunan," katanya dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Petugas Bea Cukai Hentikan Truk Muatan Rokok Ilegal, Melintas GT Colomadu Karanganyar Menuju Jakarta

Baca juga: Sempat Dikejar, Mobil Penumpang Mengangkut 18 Koli Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai Kudus

Baca juga: Masih Banyak Warung Jual Rokok Ilegal di Batang, Ini Rencana Pemkab Mengatasinya

Baca juga: Rokok Ilegal Senilai Rp 3,7 Miliar Dimusnahkan, Hasil Penyitaan Sebelum Masuk Tegal

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Solo, Hari Prijandono menjelaskan, penindakan rokok ilegal yang dimuat dalam truk di rest area wilayah Masaran itu bermula dari informasi akan ada pengiriman rokok ilegal yang berasal dari wilayah Jawa Timur.

Truk yang dikemudikan An dan kernet Ro itu berjalan menuju arah Jakarta dan melewati Solo.

"Berdasarkan informasi intelijen, petugas Bea Cukai Solo melakukan pengamatan dan penyisiran sepanjang jalan tol dari arah Ngawi menuju Solo yang disinyalir akan dilalui truk yang dimaksud," katanya.

"Dalam upaya penyisiran tersebut, Petugas Bea Cukai Solo mencurigai sebuah truk yang berada di area parkir rest area dan petugas melakukan pengamatan yang berujung pada penindakan rokok ilegal tersebut," ujarnya.

Hasil dari penindakan, muatan truk ada 204 karton yang berisi rokok SKM isi 20 batang yang dilekati pita cukai bekas.

Baca juga: Wali Kota Tegal dan Wakilnya Dikabarkan Tak Harmonis, Gubernur Ganjar: Suruh Temui Saya Dua-duanya

Baca juga: Kirim Surat Edaran, Kapolri Minta Penyidik Tak Menahan Tersangka Kasus UU ITE yang Meminta Maaf

Baca juga: Rusak atau Hilang, 23.064 Dokumen Kependudukan Korban Banjir di Jateng Sudah Diganti Kemendagri

Baca juga: Cuti Bersama Cuma 2 Hari, Berikut Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021

Berdasarkan pengakuan sopir truk, barang dimuat dari Jawa Timur dengan tujuan akhir Padang.

Lanjutnya, penindakan atas rokok ilegal ini berpotensi merugikan keuangan negara sebesar Rp1,093 miliar.

Sebelumnya, Bea Cukai Solo juga mengamankan sejumlah 2,16 rokok ilegal.

Hari berharap, dari hasil-hasil penindakan tersebut, Bea Cukai dapat mengungkap asal usul barang, jaringan peredaran rokok ilegal, serta jalur distribusinya, yang pada akhirnya dapat menyelamatkan keuangan negara. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved