Breaking News:

Berita Jateng

Wali Kota Tegal dan Wakilnya Dikabarkan Tak Harmonis, Gubernur Ganjar: Suruh Temui Saya Dua-duanya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara terkait kabar tak harmonisnya hubungan wali kota dan wakil wali kota Tegal.

TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui di kompleks kantor gubernur Jateng, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi dikabarkan tak lagi ngantor lebih dari sepekan terakhir.

Kepada wartawan, Jumadi mengaku, tak berangkat dinas karena fasilitas penunjang, semisal mobil dinas dan sopir, serta ajudan, ditarik.

Meski membantah hubungannya dengan Wali Kota Tegal Dedy Yon tak harmonis namun kabar yang beredar, penarikan fasilitas itu buntut dari relasi keduanya yang memanas.

Baca juga: Penarikan Sopir dan Ajudan Jadi Alasan Wakil Wali Kota Tegal Tak Ngantor, Begini Penjelasan Sekda

Baca juga: 11 Hari Tidak Terlihat, Benarkah Wakil Wali Kota Tegal Menghilang? Jumadi Beri Penjelasan Ini

Baca juga: Potret Pandemi Covid dalam Pameran Seni di Kota Tegal, dari Kabar Media hingga Lockdown

Baca juga: 90 Persen Warga Kelurahan Kraton Kota Tegal Sudah Patuh Protokol Kesehatan, Ini Buktinya

Setelah diberitakan mangkir dari kerja, Jumadi diinformasikan berangkat ke balai kota, Selasa (23/2/2021). Namun, pintu ruang kerja Jumadi yang berada di kompleks Balai Kota Tegal terkunci.

Selain dikunci, di pintu tersebut tertempel kertas bertuliskan 'Bapak Wakil Wali Kota Tegal Tidak Ada di Tempat Mulai Tanggal 11 Februari 2021 Sampai Dengan Sekarang'.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menuturkan, sebaiknya, wali kota dan wakil duduk bersama untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.

"Mbok duduk bareng. Kalau urusan pribadi, harus duduk bareng. Baik-baik," kata Ganjar ketika dimintai tanggapan, Selasa (23/2/2021).

Terkait konflik yang terjadi, kata dia, belum ada laporan ke dirinya.

Ia berharap, jika ada konflik, sebaiknya diselesaikan segera agar tidak menganggu jalannya pemerintahan.

"Kalau tidak bisa duduk bareng-bareng, suruh temui saya dua-duanya. Cuma saya belum dapat laporannya," ujar Ganjar. (*)

Baca juga: Kirim Surat Edaran, Kapolri Minta Penyidik Tak Menahan Tersangka Kasus UU ITE yang Meminta Maaf

Baca juga: Rusak atau Hilang, 23.064 Dokumen Kependudukan Korban Banjir di Jateng Sudah Diganti Kemendagri

Baca juga: Cuti Bersama Cuma 2 Hari, Berikut Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021

Baca juga: Penarikan Sopir dan Ajudan Jadi Alasan Wakil Wali Kota Tegal Tak Ngantor, Begini Penjelasan Sekda

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved