Breaking News:

Berita Kendal

Ingin Ringankan Beban 4 Difabel, Yayasan Cinta Dhuafa Kendal Beri 4 Kursi Roda dan Walker

Yayasan Cinta Dhuafa Kendal (YCDK) memberikan tiga buah kursi roda dan sebuah alat bantu jalan kepada empat warga berkebutuhan khusus.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
YCDK Kendal berikan kursi roda kepada penyandang disabilitas di Kendal, Minggu (21/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Dalam rangka meringankan beban disabilitas, Yayasan Cinta Dhuafa Kendal (YCDK) memberikan tiga buah kursi roda dan sebuah walker (alat bantu jalan) kepada empat warga berkebutuhan khusus.

Masing-masing adalah Eka Yuniarti, warga Desa Bulugede, Kecamatan Patebon; Muntriyah, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Patebon; Sundari, warga Desa Margosari, Kecamatan Patebon; dan Wakhidah, warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon.

Pengurus Yayasan CDK, Farhan Satria mengatakan, Eka Yuniarti mendapatkan alat bantu jalan (walker) untuk membantu aktivitas kesehariannya.

Katanya, Eka didiagnosa menderita penyakit lupus sejak tiga tahun terakhir dan kini sedang menunggu jadwal operasi tulang belakang.

Baca juga: Moh Toha Jabat Plh Bupati Kendal: Kami Tuntaskan Program yang Masih Berjalan, Semisal PPKM Mikro

Baca juga: Begini Kronologi Satu Pelajar Hanyut di Kali Kutho Kendal, Hingga Kini Belum Ditemukan

Baca juga: Hati-hati, Jalan Kendal-Temanggung via Pageruyung Ambles. Kendaraan Harus Bergantian

Baca juga: 40 Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor di Kendal, Disdikbud Upayakan Hal Berikut Ini

Sementara, bantuan kursi roda diberikan kepada Muntriyah yang menderita lumpuh sejak 18 tahun yang lalu.

Muntriyah mengalami lumpuh setelah terjatuh saat mencari sisa panenan padi di sawah.

Kata Farhan, bantuan kuris roda juga diberikan kepada Sundari, yang menderita penyakit stroke dalam beberapa tahun terkahir.

Alat bantu ini diharapkan dapat membantu keluarga ketika hendak mengajak Sundari menghirup udara luar rumah.

"Kursi roda juga diberikan kepada Wakhidah yang menderita lumpuh. Dengan keterbatasan itu, Wakhidah harus menumpang di rumah saudaranya di Desa Kumpulrejo," katanya, Minggu (21/2/2021).

Kata Farhan, program pemberian alat bantu bagi difabel ini bersumber dari dana donasi tetap dan donasi umum (non orang tua asuh).

Pihaknya akan terus berupaya memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, seiring YCDK sudah menjadi Lembaga Kesejahteraan Sosial resmi dengan izin Dinas Sosial Kabupaten Kendal sejak 2019 lalu.

"Apa yang kami lakukan, supaya alat bantu ini bisa bermanfaat dan menambah semangat warga berkebutuhan khusus untuk sembuh. Tak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selalu mendukung program-program YCDK," tuturnya.

Baca juga: Cari Laptop Berprosesor Intel Core i3? Ini Daftar Merek dan Harganya di Bulan Februari 2021

Baca juga: Bisa Dicontoh, Karang Taruna Kabupaten Tegal Sulap Saluran Irigasi Jadi Lokasi Budi Daya Ikan Nila

Baca juga: Alun-alun Simpang Tujuh Kudus Ditata Ulang, PKL Bakal Direlokasi ke Wahid Hasyim dan Pangeran Puger

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang hingga 8 Maret, Ada Bantuan Beras 20 Kg bagi Warga Isolasi Mandiri di Rumah

Muntriyah mengaku senang dengan bantuan kursi roda yang diterimanya.

Lewat bantuan itu, ia dapat meringankan beban keluarga ketika hendak melihat-lihat suasana luar rumah.

"Senang ya, sangat membantu saya sehari-hari. Semoga (amal baiknya) diganti sama Tuhan yang Maha Esa," terangnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved