Breaking News:

Berita Demak

Minta Dibuka Normal, PKL dan Pengelola Parkir di Masjid Agung Demak Datangi Dinas Pariwisata

Sejumlah pedagang kaki lima di Masjid Agung Demak dan parkir wisata di Tembiring mendatangi Dinas Pariwisata Demak, Rabu (17/2/2022).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Sejumlah pedagang kaki lima di Masjid Agung Demak dan parkir wisata di Tembiring mendatangi Dinas Pariwisata Demak, Rabu (17/2/2022). Mereka meminta pemkab membuka tempat wisata religi tersebut secara normal seperti sebelum terjadi wabah Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Sejumlah pedagang kaki lima di Masjid Agung Demak dan parkir wisata di Tembiring mendatangi Dinas Pariwisata Demak, Rabu (17/2/2022).

Mereka meminta pemerintah kembali membuka objek wisata religi tersebut, seperti halnya di Kadilangu.

Koordinator Paguyuban Lapangan PKL Muhlisun mengatakan, tempat wisata di Kadilangu diperbolehkan parkir hingga malam hari.

Sementara, di Tembiring, pengunjung hanya dibatasi hingga pukul 15.00 WIB.

"Di sini, yang jualan asongan, ojek, kan juga butuh pemasukkan," katanya.

Baca juga: Sepekan Direndam Banjir, Sejumlah Warga di Sayung Demak Masih Bertahan di Rumah

Baca juga: Hilang 2 Hari, Santri Tenggelam di Sungai Jajar Bintoro Demak Ditemukan Tak Bernyawa di Bonang

Baca juga: Cerita Warga Mondoliko Demak Terusik Rob: Halaman Kering Hanya Pagi sampai Siang, Berharap Relokasi

Baca juga: Santri di Demak Tenggelam saat Mandi di Sungai Jajar Bintoro, Pencarian Memasuki Hari Kedua

Permintaan ini disampaikan setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tak lagi dilaksanakan.

Mendapati permintaan ini, Kadinpar Demak Agus Kriyanto menuturkan, pihaknya sebenarnya telah menempatkan personel di tempat-tempat wisata, baik di Kadilangu maupun di Tembiring.

Agus pun menyatakan, jam operasional tempat wisata sama. Hanya saja, pihaknya kesulitan mengawasi pengunjung di Kadilangu.

"Bedanya, kalau di Tembiring, hanya satu pintu dan 100 persen di bawa kendali saya. Tapi, kalau di Kadilangu, mereka bisa parkir di tempat jauh. Tidak dalam pengawasan kami. Sehingga, pengunjung masuk lewat lubang-lubang tikus sampai Kadilangu," jawabnya.

Dia menambahkan, lewat pertemuan seperti ini, pedagang tak lagi salah paham.

Pihaknya berharap, tidak ada salah persepsi kebijakan dari pemerintah. (*)

Baca juga: Berakhir Damai, Pembakar Rumah dan Mobil di Pulosari Pemalang Minta Maaf. Dipicu Usaha Rental

Baca juga: Angin Ribut Porak Porandakan 11 Bangunan di Temanggung, Ini Data Kerusakan Menurut BPBD

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah di Kemiri Karanganyar, Dua Bersaudara Ini Lagi Pesta Sabu

Baca juga: Celoteh Kokok Seusai Lepas Jabatan Bupati Blora: Bersama Arief, yang Tidak Menyenangkan Juga Banyak

Baca juga: Moh Toha Jabat Plh Bupati Kendal: Kami Tuntaskan Program yang Masih Berjalan, Semisal PPKM Mikro

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved