Penanganan Corona

Gubernur Jateng Apresiasi Penanganan Corona di RSUD Ambarawa: Vaksinasi Tahap I Sudah 95 Persen

Ganjar Pranowo mengatakan, dari pantauan yang dilakukan, vaksinasi di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo atau RSUD Ambarawa telah berjalan baik. 

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kunjungan kerja, mengecek sistem penanganan virus corona di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (18/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Proses vaksinasi tahap I virus corona (Covid-19) di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo atau biasa disebut RSUD Ambarawa, Kabupaten Semarang dilaporkan telah mencapai 95 persen.

Hal tersebut terungkap ketika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pengecekan langsung progress vaksinasi di Bumi Serasi tersebut, Kamis (18/2/2021).

Ganjar Pranowo mengatakan, dari pantauan yang dilakukan, vaksinasi di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo telah berjalan baik. 

Baca juga: Borong 4 Penghargaan di Tingkat Kwarda Jateng, Bidang Humas Kwarcab Purbalingga Sangat Memuaskan

Baca juga: Polda Jateng Terjunkan 4.700 Bhabinkamtibmas untuk Bantu Tracing Kasus Covid-19

Baca juga: Dihajar Cuaca Ekstrem, 60 Ribu Bibit Mangrove yang Ditanam di Pesisir Semarang Rusak

Baca juga: Tahun Ini, Pemkot Semarang Targetkan Bedah 1.641 Rumah Tak Layak Huni

"Laporan dari Kepala RSUD dr Gunawan Mangunkusumo, dr Choirul Anam, pelaksanaan vaksinasi tahap I sudah 95 persen."

"Vaksin berjalannya bagus yang (termin) kedua juga presentasinya sudah 86 persen," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/2/2021).

Gubernur optimistis jika kesadaran masyarakat terkait kesehatan terus meningkat, penanganan Covid-19 bisa semakin terkendali.

Dia menambahkan, keterisian tempat tidur di Ruang ICU khusus Covid-19 di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo sudah menurun drastis.

“Artinya, masyarakat mulai punya kesadaran, dan ini akan semakin bagus."

"Sehingga tempat tidur yang ada di rumah sakit untuk penanganan Coivd-19 bisa semakin terkendali."

"Sehingga masyarakat tidak perlu lagi cemas dan ini menjadi tanda baik,” katanya.

Pihaknya menyatakan, sejak diberlakukan PPKM Mikro oleh Pemerintah Pusat mulai 9 Februari 2021, di beberapa daerah dinilai implementasinya berjalan baik.

Dia mengungkapkan, PPKM Mikro, sesuai dengan ide awal program Jogo Tonggo.

Dimana sejak awal, Jawa Tengah telah menerapkan Jogo Tonggo di tingkat RW.

“Maka dengan PPKM Mikro sebenarnya Jawa Tengah sudah ada pengalaman."

"Lha sekarang kan (PPKM Mikro) tidak dilakukan semua desa, lebih gampang lagi,” ujarnya. (M Nafiul Haris)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: Begini Cara Guru SMP Negeri Satu Atap 1 Cilacap Buang Kejenuhan Siswa Akibat Belajar Daring

Baca juga: Siswa TPQ Asal Banjarnegara Tenggelam di Pantai Congot Cilacap, Begini Kronologinya

Baca juga: Dikabarkan Tolak SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah, Bupati Banyumas: Itu Hoaks

Baca juga: Lepas dari Zona Merah, Bupati Banyumas Izinkan Warga Gelaran Hajatan. Ini Syaratnya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved