Berita Jawa Tengah

Pemkab Temanggung Ajukan Program Revitalisasi Kota Pusaka Parakan, Nilainya Capai Rp 10 Miliar

Revitalisasi dilakukan seiring Kota Parakan ditetapkan sebagai Kota Pusaka oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR pada 2015.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kondisi lalulintas di sekitar Tugu Pusaka Parakan, Kabupaten Temanggung, Senin (15/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Pemkab Temanggung berencana mengajukan anggaran hingga Rp 5 hingga Rp10 miliar kepada Kementerian PUPR.

Dana sebesar itu digunakan untuk revitalisasi Kota Pusaka Parakan.

Proposal pengajuan anggaran akan disampaikan Pemkab Temanggung kepada Pemerintah Pusat dalam waktu dekat ini.

Baca juga: Tahun Ini Pemkab Temanggung Ajukan Usulan Rekrut 3.000 Pegawai Setara PNS

Baca juga: Hati-hati, Jalan Kendal-Temanggung via Pageruyung Ambles. Kendaraan Harus Bergantian

Baca juga: Sehari Bisa Capai 48 Kali Gempa Vulkanik di Gunung Sindoro Temanggung, PVMBG: Kondisi Masih Normal

Baca juga: Tiga Nakes Sempat Pingsan Seusai Disuntik Vaksin, Dinkes Temanggung: Mereka Sudah Sehat Lagi

Kepala DPUPR Kabupaten Temanggung, Hendra Sumaryana mengatakan, rencana revitalisasi Kota Pusaka Parakan ada beberapa hal.

Seperti meliputi pembangunan city walk, penataan lampu jalan, drainase, landmark, gapura identitas Kota Pusaka, hingga pembangunan Gedung Museum Bambu Runcing.

Revitalisasi dilakukan seiring Kota Parakan ditetapkan sebagai Kota Pusaka oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR pada 2015.

Sehingga, perlu dilakukan revitalisasi guna mendukung beberapa ikon Kota Pusaka. 

" Kementerian PUPR menilai banyak nilai kebudayaan di Parakan."

"Dari pra hingga pasca kemerdekaan di Kota Parakan, Temanggung," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (14/2/2021).

Kata Hendra, saat ini masih dalam pengkajian dan penyusunan proposal sebagaimana tindaklanjut seminar nasional Kota Pusaka beberapa waktu lalu.

Pihaknya menarget, pembangunan revitalisasi Kota Pusaka Parakan bisa dimulai pada 2022.

Dengan harapan, pembangunan bisa berjalan secara bertahap untuk mewujudkan ikon Kota Pusaka Parakan yang bisa dikenal masyarakat luas.

"Target mulai 2022, secara bertahap, paling tidak 3 tahun."

"Tahap awal kami harapkan dapat alokasi dana tersebut dan bisa berlanjut di tahapan selanjutnya," ujarnya.

Bupati Temanggung, M Al Khadziq mengatakan, pihaknya segera mungkin akan mengajukan proposal revitalisasi Kota Pusaka Parakan pada 2021 ini.

Agar penataan kota budaya itu bisa segera terlaksana dengan cepat.

"Kami berterima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian PUPR RI atas kerja samanya untuk pembangunan-pembangunan di Temanggung."

"Dengan harapan, dapat terus berlanjut pada program-program pembangunan lain."

"Segera mungkin akan kami sampaikan proposal revitalisasi Kota Pusaka Parakan dalam waktu dekat," tuturnya. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Sambat Pemilik Kedai Kopi di Purwokerto: Kena Razia Jam Malam sampai Boyong Kafe ke Rumah

Baca juga: Tulis Ajakan Tempeleng Polisi di Facebook, Bocah 13 Tahun di Purbalingga Diamankan

Baca juga: Semua Jalur Utama Menuju Kawasan Wisata Dieng Dikepung Longsor, Butuh Solusi Pemkab Banjarnegara

Baca juga: Hampir Rampung, Pembangunan Jalan Kebumen-Wadaslintang Wonosobo, Sempat Putus Karena Longsor

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved