Breaking News:

Berita Tegal

Jalan Menuju Objek Wisata Guci Tegal Ambles di Clirit View, Pengguna Jalan Harus Bergantian

Jalan menuju objek wisata Guci, tepatnya di Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, dan area Clirit View ambles.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Warga membantu mendorong pemotor yang melewati jalan ambles menuju objek wisata Guci, tepatnya di area wisata Clirit View, Minggu (14/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Jalan menuju objek wisata Guci, tepatnya di Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, dan area Clirit View ambles.

Ini merupakan kejadian yang kedua. Sebelumnya, jalan di titik tersebut ambles sekitar 70 sentimeter. Saat ini, kedalaman titik ambles mencapai 1 meter.

Akibatnya, lalu lintas terhambat karena dilakukan sistem buka tutup jalan supaya pengendara tetap bisa melewati jalur tersebut.

Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal melakukan penambalan sementara menggunakan sirtu (pasir dan batu kerikil).

Sejumlah anggota Polres Tegal, BPBD, serta warga, ikut mengamankan dan mengatur lalu lintas.

Baca juga: Longsoran Batu Besar Bercampur Tanah Tutupi Jalan Provinsi Penghubung Tegal-Brebes

Baca juga: Ganjar Pranowo: Kami Bertekad Kabupaten Tegal Jadi Sentranya Bawang Putih di Jateng

Baca juga: Selama PPKM Mikro, Bupati Tegal Umi Azizah Minta Ada Posko Covid di Tingkat RT dan RW

Baca juga: Nelayan di Kota Tegal Siap Pensiunkan Cantrang, Ganti Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan

Ditemui saat sedang memantau lokasi jalan ambles, Kepala DPU Kabupaten Tegal Heri Suhartono menjelaskan, fenomena jalan amblas ini terjadi setiap 7 tahun sekali.

Pertama, jalan amblas di lokasi yang sama terjadi pada tahun 2007. Tepat 7 tahun setelahnya, yaitu tahun 2014, jalan kembali ambles di titik yang sama.

Kali ini, ambles kembali terjadi di lokasi yang sama.

"Waktu pemantauan kemarin, jalan turun (amblas) sudah 70cm. Nah, sekarang nambah lagi jadi sekitar 1 meter lebih. Sehingga, setiap hari, akan kami maksimalkan dengan melakukan pemantauan dan pembetulan sampai kondisi mantap, tidak ada lagi pergerakan," ujar Heri kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (14/2/2021).

Menurutnya, lalu lintas yang padat membuat proses penambalan berlangsung lambat.

"Iya betul, jalur ini ikut kewenangan pemerintah Kabupaten Tegal sehingga kami berusaha semaksimal mungkin, minimal bisa dilewati dulu oleh pengguna jalan. Sehingga kami siasati sistem buka tutup jalan, satu jalur dibetulkan satunya lagi untuk akses sampai nanti keduanya selesai. Karena ini kan yang amblas di jalur Kalibakung dan Clirit View, jadi bergantian," jelasnya.

Baca juga: Pencari Rumput Temukan Tengkorak di Petungkriyo Pekalongan, Diyakini Darmun yang Hilang 16 Oktober

Baca juga: Sidak Kamar Hunian Narapidana, Petugas Lapas Semarang Temukan HP dan Pisau Rakitan

Baca juga: Sambat Pemilik Kedai Kopi di Purwokerto: Kena Razia Jam Malam sampai Boyong Kafe ke Rumah

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Fukushima Jepang, KBRI Tokyo Terus Pantau WNI

Sejak pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.18 WIB, akses jalan menuju objek wisata Guci masih terpantau ramai wisatawan yang ingin berlibur.

Jalan sudah bisa dilewati namun pengendara harus hati-hati dan bersabar lantaran kondisi jalan yang menanjak sehingga menyulitkan pengendara.

Pembonceng pun terpaksa turun agar tak jatuh saat melintasi jalur ambles. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved