Berita Tegal

Nelayan di Kota Tegal Siap Pensiunkan Cantrang, Ganti Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan

Nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota Tegal siap mengganti alat penanganan ikan jenis cantrang ke alat ramah lingkungan

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Ilustrasi. Para nelayan tradisional di Kota Tegal menurunkan hasil tangkapan rebon untuk dilelang di TPI Muarareja, Kota Tegal, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal menyatakan siap mengganti alat penanganan ikan (API) jenis cantrang ke alat yang ramah lingkungan.

Hal itu disampaikan perwakilan nelayan saat beraudiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Kantor KKP Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Pertemuan tersebut juga didampingi Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi.

Bioskop di Kota Tegal Mulai Beroperasi Hari Ini, Berikut Tata Aturan Bagi Pengunjung

Relawan Mandiri Covid-19 Kota Tegal Semprotkan Disinfektan di Klenteng, Jumadi: Patut Diapresiasi

Vaksinasi Dosis Kedua di Kota Tegal, Dinkes: Jatah Kami Dapat 5.960, Masih Kurang 1.960 Vaksin

Belajar Keikhlasan dari Kapsin, Ini Sosok Pria Penjaga Perlintasan KA Tanpa Palang di Kota Tegal

Ketua HNSI Kota Tegal Riswanto mengatakan, nelayan di Tegal segera mendeklarasikan diri terkait kesiapannya melaut menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.

Ada sekira 15 ribu nelayan siap mengganti alat tangkap ikan yang selama ini digunakan.

Tidak alat yang berganti, spek alat yang digunakan juga diatur.

"Hasil pertemuan dengan Menteri KP dan Wakil Wali Kota Tegal, kemarin, dalam waktu dekat, nelayan pemilik surat keterangan melaut (SKM)-nya sudah habis, pekan ini bisa melakukan proses perpanjangan. Nelayan setuju dengan peraturan itu, yang penting tidak dilarang," kata Riswanto, Jumat (12/2/2021).

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, hasil audiensi, nelayan siap menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.

Kecelakaan Beruntun 130 Kendaraan Lebih di Jalan Tol di Texas, Mayoritas Korban Nakes dan Polisi

Sepekan Direndam Banjir, Sejumlah Warga di Sayung Demak Masih Bertahan di Rumah

Buruan Ganti Kartu ATM Mandiri ke Bentuk Chip, Mulai 1 April Bakal Ada Pemblokiran

Kunjungi Pengungsi Dini Hari, Mensos Risma Bagikan Selimut ke Korban Banjir di Wiradesa Pekalongan

Ia pribadi mendukung hal tersebut jika untuk kebaikan lingkungan.

Di hadapan Menteri KP Trenggono, Jumadi juga menyampaikan harapannya terkait pengembangan pelabuhan Kota Tegal.

Tujuannya, dapat menjadi salah satu daya tarik wisata.

"Kami sudah melihat pelabuhan yang butuh perbaikan. Mudah-mudahan bisa berubah dan menjadi bagus. Bisa menjadi daya tarik wilayah Tegal," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved