Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Pelaku Usaha di Banjarnegara Masih Terpuruk, Kisah Mereka di Masa Pandemi yang Tak Kunjung Berakhir

Wilayah eks Karesidenan Banyumas Raya, termasuk Kabupaten Banjarnegara menjadi satu wilayah prioritas untuk penerapan kebijakan PPKM Mikro.

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Seorang pedagang sedang mendorong gerobak untuk menjajakan dagangannya di Kabupaten Banjarnegara, Rabu (10/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah berakhir, Senin (8/2/2021).

Selama nyaris sebulan masa PPKM diterapkan, dunia usaha di Kabupaten Banjarnegara cukup terpukul. 

Situasi pandemi Covid-19 sudah membuat para pelaku usaha terpuruk karena daya beli masyarakat yang lesu.

Pengusaha Miras di Banjarnegara Divonis 6 Bulan Penjara, Bupati: Semoga Lahirkan Efek Jera

Sudah Dimusnahkan Polda Jateng, Temukan Granat Nanas Aktif di Tepian Sungai Serayu Banjarnegara

Berniat Mancing, Mukodas Malah Temukan Granat di Pinggir Sungai Serayu Banjarnegara

Suparyo Kini Bernapas Lega, Harga Telur Mulai Merangkak Naik, Jelang Imlek di Banjarnegara

Ditambah pembatasan jam operasional tempat usaha saat PPKM diberlakukan.

Usaha mereka kian tersungkur. 

Pemerintah ternyata tidak serta merta menghentikan PPKM dengan dalih menekan laju penyebaran Covid-19. 

Kini muncul istilah baru menyusul berakhirnya PPKM Jawa-Bali.

Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 meminta kepala daerah di 7 provinsi untuk melaksanakan PPKM berbasis mikro.

Wilayah eks Karesidenan Banyumas Raya, termasuk di dalamnya Kabupaten Banjarnegara menjadi satu wilayah prioritas untuk penerapan kebijakan itu. 

Tetapi berbeda dengan PPKM Jilid 1 dan 2, aturan pada PPKM skala mikro sesuai instruksi Mendagri ini lebih longgar. 

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved