Berita Nasional

Survei LSI: Tingkat Kepuasan Masyarakat ke KPK Turun Drastis Bahkan Cenderung Negatif

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menurun. Bahkan, cenderung ke arah negatif.

Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas kepolisian melakukan pengamanan saat aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, Senin (23/9/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menurun. Bahkan, cenderung ke arah negatif.

Hal ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) atas kinerja lembaga pimpinan Komjen Pol Firli Bahuri tersebut.

Tingkat kepuasan KPK yang biasanya di atas 70 persen, kini terjun bebas ke angka di bawah 55 persen.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyatakan, kalangan pemuka opini bahkan mempersepsikan kinerja KPK negatif.

Dengan kata lain, lebih banyak responden yang tidak puas dengan kinerja lembaga antirasuah tersebut.

"Nilainya negatif dari pemuka opini tidak puas dengan kinerja KPK. Tapi, ini catatan KPK bahwa biasanya kan tingkat kepuasan publik terhadap KPK itu kan tinggi. Kalau ini malah negatif," kata Djayadi dalam diskusi daring, Minggu (7/2/2021).

Tak Ada Satupun yang Lolos, Seleksi Jabatan Sebagai Juru Bicara KPK, Ada 2.174 Pelamar

KPK Nobatkan Jateng sebagai Daerah Paling Antikorupsi se-Indonesia

Beredar Foto Surat Perintah Penyidikan untuk Menteri BUMN Erick Thohir, KPK: Itu Hoaks

KPK Soroti LPG Bersubsidi, Penyalurannya Disebut Masih Banyak Masalah

Data tersebut menunjukkan, pemuka opini yang menyatakan tidak puas sebanyak 46,6 persen dan sangat tidak puas 4,5 persen.

Sementara itu, yang menyatakan puas hanya 43,7 persen, sangat puas 4,2 persen dan tidak tahu 0,9 persen.

Sedangkan, masyarakat yang menyatakan tidak puas sebanyak 37,5 persen dan sangat tidak puas 1,3 persen.

Selanjutnya, masyarakat yang merasa puas 50,2 persen, sangat puas 4,5 persen dan tidak tahu 6,5 persen.

Menurut Djayadi, KPK memang masih memiliki trend positif di mata masyarakat umum.

Tapi, secara kuantitas, angka tingkat kepuasan masyarakat dinilai sangat turun dibandingkan kepemimpinan KPK sebelumnya.

"Di kalangan masyarakat umum masih positif di angkat 54,7 persen, meskipun itu masih rendah dibandingkan sebelum-sebelumnya, yang umumnya mendapati tingkat kepuasan kinerja KPK tinggi," ungkap dia.

Djayadi juga mengungkapkan, masyarakat yang paling banyak menilai buruk di kalangan organisasi masyarakat dan media massa.

"Yang paling menilai buruk itu dikalangan ormas dan media massa. Kalau akademisi masih menyatakan positif, 51,1 persen puas, 47,1 persen tidak puas," katanya.

4 Investor Siap Masuk KIT Batang Tahun Ini, Pembangunan Infrastruktur Penunjang Dikebut

22 Kelurahan di Kota Pekalongan Kebanjiran: Ketinggian Air Bertambah, Evakuasi Warga Terus Dilakukan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Usul ke Presiden, Pedagang Masuk Penerima Vaksinasi Covid Tahap Kedua

Markas PSIS Semarang Kebanjiran, Pengelola Stadion Citarum Batalkan Sewa 6 Tim

"Kalau dibagi menjadi wilayah, ketidakpuasan tertinggi terhadap KPK itu DKI Jakarta, Sumatera, dan Jawa Timur. Jadi umumnya, hampir di semua daerah itu nilainya negatif juga, tidak begitu baik," ujarnya.

Sebagai informasi, survei LSI dilakukan pada 20 Desember 2020-25 Januari 2021 untuk pemuka opini, dan November-Desember 2020 untuk kalangan masyarakat.

Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei LSI: Tingkat Kepuasan Kinerja KPK Menurun Drastis.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved