PSIS Semarang
Markas PSIS Semarang Kebanjiran, Pengelola Stadion Citarum Batalkan Sewa 6 Tim
Banjir di Kota Semarang turut merendam markas PSIS Semarang di Stadion Citarum, Sabtu (6/2/2021).
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Banjir di Kota Semarang turut merendam markas PSIS Semarang di Stadion Citarum, Sabtu (6/2/2021).
Stadion yang kini menjadi salah satu ikon Kota Semarang tergenang air, mulai dari depan kompleks stadion hingga dalam lapangan.
Pengurus Stadion Citarum David Novian mengatakan, banjir di stadion yang kini dikelola PSIS Semarang itu cukup parah.
Bahkan, untuk proses pembuangan air yang menggenangi lapangan, berlangsung cukup lama.
"Sampai (Sabtu) magrib baru surut. Padahal, kami sudah mengoperasikan dua pompa. Kami nyalakan dua-duanya tapi tetap harus menunggu lama sampai akhirnya air mau surut," kata David kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (7/2/2021) siang.
• Arhan dan Fantrie Dipanggil TC Timnas U-22 untuk SEA Games, Begini Harapan Pemain PSIS Semarang Itu
• Kamu Pelajar dan Ingin Jadi Pemain Bola Profesional? Siapkan Diri Ikut Seleksi PSIS Development
• Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Dibuka Hari Ini, Wings Air Rute Semarang-Denpasar Dibatalkan
• Stasiun Semarang Tawang Masih Kebanjiran, Berikut Daftar KA yang Pindah Rute dan Keberangkatan
Sama halnya di bagian dalam stadion, area luar kompleks Stadion Citarum juga tergenang air. Utamanya, di area parkir.
Adanya genangan air di area depan Stadion Citarum tersebut juga sempat dimanfaatkan sejumlah anak kecil berenang.
"Sekarang (Minggu--red) sudah normal," ungkap David.
"Genangan air di Stadion Citarum ini tergantung situasi sekitar. Salah satunya, sungai. Di dekat sini ada sungai, kalau dia meluap, ya area depan ini sangat rawan banjir. Makanya, kemarin sempat ada genangan di area parkir. Tapi, sekarang (Minggu), alhamdulillah sudah aman, sudah normal," jelasnya.
Dampak banjir yang terjadi juga membuat Stadion Citarum tak bisa digunakan.
Beberapa komunitas sepakbola yang sudah menyewa menggunakan stadion, batal bermain di sana.
"Kami cancel (batalkan) semua. Kami juga menjaga keamanan rumput agar tidak rusak. Walaupun ada genangan, kami tidak berani memberikan izin. Nanti rumputnya rusak," jelas David.
"Modelnya tidak seperti rumput biasa. Bahkan, rumput biasa pun tidak boleh digunakan kalau tergenang air apalagi rumput sintetis. Ini modelnya seperti karpet, kalau dipaksa digunakan, nanti bawahnya bisa rusak. Jadi, kami tidak berani," jelasnya.
• Hari Kedua Jateng di Rumah Saja di Purbalingga, Bupati Tiwi Cek Pasar dan Perbatasan
• Tertangkap saat Sembunyi di Rumah Orangatua di Semarang, Ini Alasan Istri Bakar Suami di Tangerang
• Prakiraan BMKG: Jateng bagian Utara Diperkirakan Diguyur Hujan 4 Hari ke Depan, Ini Sebarannya
• Tinggal Menghitung Hari, Wali Kota Rudy Bakal Diantar Pulang ASN setelah 15 Tahun Memimpin Solo
Harusnya, kata David, ada enam tim yang menyewa untuk bermain bola di stadion, Sabtu dan Minggu ini.
"Ada enam tim yang harusnya main. Cancel semua, ada yang reschedule, ada yang refund," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kondisi-lapangan-stadion-citarum-semarang-tergenang-banjir-sabtu-622021-pagi.jpg)