Breaking News:

Berita Purbalingga

Hari Kedua Jateng di Rumah Saja di Purbalingga, Bupati Tiwi Cek Pasar dan Perbatasan

Tiwi, sapaannya, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pada Minggu, memantau sejumlah tempat di Purbalingga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (dua dari kiri) memantau pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah Saja di Pasar Segamas Purbalingga, Minggu (7/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memonitor pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6/2/2021)-Minggu (7/2/2021).

Tiwi, sapaannya, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pada Minggu, memantau sejumlah tempat di Purbalingga.

"Kami lihat, gerakan ini cenderung efektif, selama 2 hari terakhir, Purbalingga cenderung sepi. Jadi, rupanya, masyarakat sadar luar biasa akan pentingnya selama dua hari ini untuk mengurangi mobilisasi dalam rangka menekan laju perkembangan Covid-19," ujar Tiwi seusai monitoring di Pasar Segamas, dalam rilis kepada Tribunbanyumas.com, Minggu.

Rapid Test Antigen Diterapkan di Dua Wilayah Perbatasan, Berlaku Bagi Warga Luar Purbalingga

Bandara JB Soedirman Purbalingga Beroperasi Mulai 22 April 2021, Ini yang Bakal Dikejar Pemerintah

Tak Ada Kapoknya, Sudah Empat Kali Masuk Penjara, Sutung Kembali Bobol Rumah di Purbalingga

Positivity Rate di Purbalingga Kini Lebih Baik, Turun Signifikan Sejak Akhir Januari 2021

Beberapa titik yang dipantau rombongan tersebut di antaranya Terminal Bukateja, Pasar Rakyat Bukateja, Posko Perbatasan Jompo (Purbalingga – Banyumas), Pasar Segamas Purbalingga, Objek Wisata Sanggaluri Park, Owabong Waterpark, Terminal Bobotsari, dan Pasar Bobotsari.

Bupati dan Forkopimda menyaksikan langsung kegiatan razia dan pelaksanaan rapid test antigen gratis bagi pengendara luar kota yang masuk Purbalingga.

"Saya melihat, beberapa pendatang dirapid test antigen. Alhamdulillah, dari hasil pemantauan hari ini, belum ada yang reaktif atau positif. Mudah-mudahan, semuanya sehat," tuturnya.

Di posko perbatasan tersebut, juga dilakukan operasi yustisi bagi para pengendara yang melanggar protokol kesehatan, khususnya bagi mereka yang tidak memakai masker.

Sejauh ini, sanksi yang diberikan berupa pembinaan dan sanksi sosial semisal menghafal Pancasila, menyanyikan lagu-lagu nasional, atau push-up.

Tertangkap saat Sembunyi di Rumah Orangatua di Semarang, Ini Alasan Istri Bakar Suami di Tangerang

Prakiraan BMKG: Jateng bagian Utara Diperkirakan Diguyur Hujan 4 Hari ke Depan, Ini Sebarannya

Tinggal Menghitung Hari, Wali Kota Rudy Bakal Diantar Pulang ASN setelah 15 Tahun Memimpin Solo

Jalur Pantura Kendal Lumpuh Terendam Banjir, Mobil Kecil dan Motor Diminta Putar Balik

Bupati juga memastikan, pengelola pasar telah melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan menghentikan aktivitas seusai pukul 11.00 WIB.

Selanjutnya, pengelola pasar menyemprotkan disinfektan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimda dan tentunya masyarakat Kabupaten Purbalingga yang sudah menyukseskan gerjakan ini," kata Tiwi.

"Sebetulnya, Jateng di Rumah Saja ini sebuah gerakan, kita ingin masyarakat bisa mendukung atau nyengkuyung agar sadar dan membantu pemerintah dalam menekan Covid-19," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved