Breaking News:

Penanganan Corona

166 Nakes Batal Disuntik Vaksin, DKK Salatiga: Mereka Menderita Penyakit Permanen

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kota Salatiga, Prasit Al Hakim mengatakan, dalam proses vaksinasi tahap pertama terdapat 166 nakes batal divaksinasi.

PEMKOT SALATIGA
Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat menyaksikan simulasi vaksinasi virus Corona di Puskesmas Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Terdapat ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Hati Beriman (Kota Salatiga) batal diberikan vaksinasi virus corona (Covid-19) pada Senin (25/1/2021).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kota Salatiga, Prasit Al Hakim mengatakan, dalam proses vaksinasi tahap pertama terdapat 166 nakes batal disuntik vaksin Covid-19.

Disdik Kota Salatiga Perpanjang Masa Pembelajaran Daring Hingga Akhir Januari, Berikut Alasannya

Kejari Sebut Bakal Ada Tersangka Lain, Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PDAU Salatiga

Anak di Salatiga Gugat Ibu ke Pengadilan Gara-gara Mobil Fortuner

Mantan Direktur PDAU Kota Salatiga Resmi Jadi Tersangka, Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan

"Mereka yang tidak lolos screening vaksinasi Covid-19 sampai kemudian dibatalkan karena menderita penyakit permanen."

"Seperti jantung, stroke, kanker, atau terinfeksi penyakit tertentu," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (28/1/2021).

Menurut Prasit, dibatalkan dari 1.975 nakes yang menjadi sasaran vaksinasi corona, 43 orang di antaranya ditunda.

Itu karena ketika dilakukan pemeriksaan tidak lolos screening tensinya tinggi, sakit, atau masalah lainnya.

Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah menyatakan, total sasaran penerima vaksinasi diperkirakan mencapai 130 ribu orang.

"Syarat penerima vaksin harus masuk kategori rentang usia 18-59 tahun."

"Tetapi saat ini tahap pertama vaksin masih diperuntukan bagi tenaga kesehatan mengacu SISDMK," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (28/1/2021).

Pihaknya mengungkapkan, data nakes harus telah terinput di SISDMK dan operasional kerjanya berkenaan dengan tindakan medis termasuk mereka yang bekerja di klinik kesehatan.

Zuraidah menegaskan, capaian vaksinasi di Kota Salatiga telah mencapai 70, 8 persen atau setara 1.975 orang.

Kemudian yang saat ini sudah tercatat registrasi ulang sebanyak 2.497 orang.

"Dari data itu yang resmi disuntik atau memenuhi syarat ada 1.766 orang, 43 tunda, dan 166 batal divaksin."

"Sedangkan sisa vaksin sebanyak 500 dosis," ujarnya. (M Nafiul Haris)

2 Pintu Tol Yogya-Cilacap Bakal Dibangun di Kebumen, Masing-masing di Buluspesantren dan Buayan

PPKM Kebumen Diperpanjang, Tempat Karaoke dan Wisata Tutup Hingga 1 Februari

Jual Jaringan Internet Ilegal, Warga Malang Jawa Timur Diamankan Polres Cilacap

Di Cilacap, Pertamina Mulai Produksi BBM Minyak Kelapa Sawit, Namanya D-100 dan Green Avtur

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved