Breaking News:

Berita Karanganyar

Berjaga dalam Kondisi Hamil 7 Bulan, Pegawai Minimarket di Colomadu Karanganyar Tiba-tiba Diserang

Emi yang tengah hamil tujuh bulan mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka di pergelangan tangan, serta lebam di wajah.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Polres Karanganyar mengecek rekaman CCTV di dalam minimarket di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Karyawati Alfamart di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Emi Nur Hayati (35), menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal, Kamis (21/1/2021).

Emi yang tengah hamil tujuh bulan mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka di pergelangan tangan, serta lebam di wajah.

Saat ini, Emi sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Penganiayaan tersebut terjadi saat Emi berjaga seorang diri di mini market, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono menyampaikan, saat ini, kondisi Emi stabil dan harus menjalani operasi karena mengalami luka tusuk bagian perut.

"Tadi, saya ketemu dokter. Kondisinya stabil. Sudah dioperasi dan masih dalam perawatan. Sudah konsultasi dengan dokter kandungan. Kondisi bayi bagus, selamat, tidak perlu dilahirkan saat ini karena masih lama waktu melahirkannya," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Mengalami Luka Pendarahan, Emi Ditemukan Terbaring di Gudang Minimarket di Colomadu Karanganyar

Baca juga: 12 ABK Asal Batang Hilang setelah Tabrakan Kapal, Bupati Wihaji Akan Kerahkan Helikopter

Baca juga: Tunggu Perbaikan Rumah, 54 Korban Gempa Mamuju asal Solo Raya Diungsikan ke Solo Techno Park

Baca juga: 3 Bulan Tak Bisa Melaut, Nelayan Sugihwaras Pemalang Banting Setir Jadi Kuli Bangunan

Dia menjelaskan, polisi masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Polisi juga sudah mengambil rekaman CCTV yang di pasang di dalam toko, serta tempat usaha lain di sekitar, untuk memburu pelaku.

"Semoga ada petunjuk dari situ (rekaman CCTV). Motifnya apa, belum bisa dipastikan," jelasnya.

Kejadian dugaan tindak penganiayaan itu awalnya diketahui rekan Emi, Aryo, yang datang ke dalam toko.

Saat tiba di minimarket tersebut, Arto melihat bercak darah di sekitar kasir dan sekitar gudang.

Saat Aryo masuk ke dalam gudang, Emi ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Saat ditemukan, Emi masih dalam kondisi sadar. Hingga akhirnya, Aryo mencari pertolongan dan membawa ke rumah sakit.

Anggota dari Polsek Colomadu serta Inafis Polres Karanganyar telah melakukan olah tempat kejadian perkara pasca kejadian. (*)

Baca juga: Ada Wacana PPKM Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Kami Pilih Tidak, Kasihan Masyarakat

Baca juga: Anggit Keliling Naiki Sapi Dihadang Polisi, Ini Ceritanya Saat di Taman Pancasila Karanganyar

Baca juga: Santri Ponpes Putri Colomadu Karanganyar Positif Covid, 3 Orang Masih Diisolasi di Asrama Donohudan

Baca juga: Burung Puyuh Mati Mendadak di Karanganyar, Dispertan PP Sudah Ambil Sampel, Ini Dugaan Sementara

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved