Berita Jawa Tengah
Minimalisir Risiko Banjir, Kapolres Pemalang Berharap Warga Aktifkan Ronda Saat Malam Hari
Imbas dari banjir di Desa Tasikrejo, Ulujami Pemalang, 296 rumah terendam air dengan kedalaman 20 hingga 30 sentimeter.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Polres Pemalang ikut melakukan monitoring banjir di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami.
Pantauan bencana itu langsung dipimpin Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.
Tak hanya melihat kondisi warga, beberapa titik tanggul di wilayah desa juga ikut dicek.
Baca juga: Tarif 8 Ruas Tol Naik, Termasuk Tol Pejagan-Pemalang. Berikut Daftar Lengkapnya
Baca juga: Layanan Rapid Test Antigen PT KAI Diperluas, Besok Buka di Stasiun Pekalongan, Lanjut ke Pemalang
Baca juga: Perbaiki Semua Jalan Rusak di Pemalang Dibutuhkan Hingga Rp 400 Miliar
Baca juga: 35 ABK Asal Pemalang Tertahan di Majuro, Agensi Siap Jemput Pakai Pesawat Jet Khusus
Menurut Kapolres, dari hasil monitoring yang dilakukan bersama BPBD, tanggul dalam kondisi baik.
"Air menggenangi dua dusun di Desa Tasikrejo, namun kondisi tanggul masih baik," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (19/1/2021).
Dilanjutkannya imbas dari banjir, 296 rumah terendam air dengan kedalaman 20 hingga 30 sentimeter.
"Namun tidak ada warga yang mengungsi, warga memilih untuk bertahan sembari menunggu air surut," paparnya.
Ia menerangkan, Polres Pemalang juga memberikan bantuan bahan pangan ke warga terdampak banjir di Desa Tasikrejo.
"Harapan kami bantuan yang diberikan bisa mengurangi beban warga terdampak banjir," imbuhnya.
Ditambahkannya, warga yang tinggal di sekitar sungai agar selalu waspada di tengah musim hujan.
“Guna meminimalisir bencana, harapan kami warga bisa berjaga di pos kamling."
"Jadi saat debit air sungai meningkat, bisa memberitahu ke warga lainya agar bersiap," tambahnya. (Budi Susanto)
Baca juga: Tak Ada Sengketa, Berikut Jadwal Resmi Penetapan Paslon Terpilih di Kabupaten Blora
Baca juga: Kekurangan Pegawai Hingga 4.500 Orang, Begini Alternatif Sementara Pemkab Blora
Baca juga: Bau Amis Dikira Jeroan Ikan, Ariyanto Malah Temukan 2 Mayat Bayi di Pintu Air Madukoro Semarang
Baca juga: Paling Lambat 22 Januari 2021, Penetapan Paslon Terpilih Pilbup Semarang, Ini Dasar Acuan KPU