Penanganan Corona

Layanan Rapid Test Antigen PT KAI Diperluas, Besok Buka di Stasiun Pekalongan, Lanjut ke Pemalang

Sampai saat ini layanan rapid test antigen PT KAI Daop IV Semarang sudah bisa diakses di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Cepu. 

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Para calon penumpang terlihat menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Pemalang, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - PT KAI Daop IV Semarang berancana membuka layanan rapid test antigen di Stasiun Pemalang

Hal tersebut dirasa perlu guna meningkatkan pelayanan di tengah pandemi Covid-19. 

Meski demikian, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan PT KAI Daop IV Semarang. 

Baca juga: Perbaiki Semua Jalan Rusak di Pemalang Dibutuhkan Hingga Rp 400 Miliar

Baca juga: Dikeluhkan Pelanggan, Sambal Buatan Sukirman Tak Pedas Lagi, Angkringan Nasi Kucing di Pemalang

Baca juga: Pedagang Dibikin Kesal, Minta Dikirimi Pulsa, Atasnama Pegawai Puskesmas Randudongkal Pemalang

Baca juga: Karena Hal Ini, Jalur Pendakian Gunung Slamet Melalui Basecamp Dipajaya Pemalang Ditutup Sementara

Humas KAI Daop IV Semarang, Krisbiyantoro membenarkan wacana pembukaan layanan tersebut di Pemalang

"Hal itu masih dalam tahap pembahasan bersama jajaran PT KAI," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/1/2021).

Dilanjutkannya, sampai saat ini layanan rapid test antigen sudah bisa diakses di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Cepu. 

"Esok hari, Selasa (19/1/2021), PT KAI juga akan membuka layanan itu di Stasiun Pekalongan," jelasnya. 

Dituturkannya, pelayanan tersebut bisa diakses masyarakat mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00. 

"Terkait biaya rapid test antigen adalah Rp 105 ribu dan hasil tes berlaku selama 3 hari," terangnya. 

Ia menambahkan, layanan itu sengaja dibuka dan diperluas, guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. 

"Selain itu sebagai upaya kami dalam pencegahan penyebaran Covid-19."

"Sehingga menciptakan kenyamanan bagi pengguna kereta," tambahnya. (Budi Susanto)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: Sering Mengeluhkan Pusing, Anwarudin Malah Ditemukan Tewas di Kebun Albasia Banjarnegara

Baca juga: Inspiratif, Cara Baru Dicontohkan Polres Banjarnegara, Penyaluran Bansos Manfaatkan Jasa Ojol

Baca juga: Warga Wonosobo Ini Kepergok Jual Kubis Hasil Curian, Beraksi di Kebun Desa Gembol Banjarnegara

Baca juga: Seluruh Wisata Air Belum Juga Dibuka, Ini Alasan Disparbud Kabupaten Wonosobo

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved