Breaking News:

Berita Banyumas

Cek Kondisi Lansia Komorbid, Dinkes Banyumas Lakukan Tes Swab Massal Covid kepada 4000 Lansia

Sebanyak 4.000 warga Banyumas yang masuk kategori komorbid dari kelompok lanjut usia (lansia) menjalani tes swab antigen massal, Senin (18/1/2021).

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Seorang lansia mengikuti tes swab antigen massal yang dilaksanakan di Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 4.000 warga Banyumas yang masuk kategori komorbid dari kelompok lanjut usia (lansia) menjalani tes swab antigen massal, Senin (18/1/2021).

Tes swab antigen massal ini bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan mereka dari paparan virus Covid-19.

Mereka para lansia dengan komorbid ini juga sekaligus mendapat sosialisasi untuk meningkatkan kehati-hatian terhadap penularan virus corona.

"Dicek pakai tes swab antigen. Kalau ada yang positif maka akan ditindaklanjuti menggunakan tes PCR," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Banyumas, dr Setia Rini, di sela kegiatan swab massal, Senin.

Baca juga: Pekan Depan, 4000 Warga Komorbid di Banyumas Bakal Diswab Antigen. Ini Tujuannya

Baca juga: Ada Pengaruh Komorbid, Aliff Alli Sempat Tak Sadarkan Diri Seusai Dinyatakan Positif Covid-19

Baca juga: Mantan Anggota DPRD Banyumas Ditahan, Agus Pernah Janjikan 32 Proyek APBD 2017 Kepada Korban

Baca juga: Vaksinasi Tertunda di Banyumas, Bupati Sebut Kemungkinan Dilaksanakan Februari 2021

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, pasien Covid-19 yang meninggal, rata-rata berumur 55 tahun ke atas.

Dinkes mencatat, ada 80 desa yang memiliki angka kematian tinggi selama wabah Covid-19 melanda. Desa-desa inilah yang kemudian masuk dalam daftar pelaksanaan swab massal.

Sementara itu, Lurah Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Trisni Hayati mengatakan, ada 53 lansia komorbid di wilayahnya.

Namun, data terbaru, tiga lansia di antaranya dilaporkan telah meninggal dunia. Sehingga, hanya 50 lansia komorbid yang menjalani tes swab antigen.

"Kami undang lewat RT, kebanyakan adalah para Prolanis dan mereka itu punya riwayat hipertensi dan gula," tuturnya.

Baca juga: Jalur Kereta Arah Stasiun Brumbung Kebanjiran, Tiga Perjalanan Kereta Sempat Terhambat

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 18 Januari 2021 Rp 1.934.000 Per 2 Gram

Baca juga: Sering Mengeluhkan Pusing, Anwarudin Malah Ditemukan Tewas di Kebun Albasia Banjarnegara

Baca juga: Siapkan Payung, Malam Ini Cilacap Diperkirakan Diguyur Hujan

Salah seorang lansia, warga Kelurahan Sumampir, Sri Yuliantini (66) mengaku sempat takut menjalani tes swab. Dia khawatir dinyatakan positif Covid-19.

"Alhamdulillah, hasilnya negatif. Tadinya takut, setelah ikut tes antigen setidaknya saya jadi yakin. Besok, ambil suratnya di Puskesmas dan berlaku untuk tiga hari," katanya.

Sri mengaku baru pertama kali ini mengikuti tes Covid-19. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved