Breaking News:

Berita Nasional

Tim SAR Gabungan Temukan 22 Korban Tewas Longsor Cimanggung Sumedang, 18 Orang Masih Hilang

Tim SAR gabungan masih terus mencari korban longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat. Hingga Kamis, ada 22 korban tewas yang telah ditemukan.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Tim SAR gabungan menggunakan alat berat untuk mencari korban longsor di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3 RW 10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (11/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SUMEDANG - Tim SAR gabungan masih mencari 18 korban longsor di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 03 RW 10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis (14/1/2021).

Pencarian dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan melakukan briefing kekuatan personel dan SOP serta petunjuk kerja bersama seluruh Tim SAR Gabungan.

Pada pukul 07.30 WIB Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang tertimbun di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah, mengatakan, pencarian tersebut dibagi 3 sektor dan 2 sif.

Untuk sektor 1 Lapangan Voli dengan menggunakan 1 unit ekskavator, sektor 2 Gedung TK membersihkan material untuk membuka akses jalan menggunakan 1 unit ekskavator.

"Sektor 3 belakang Masjid An-Nur penyemprotan material longsor menggunakan 7 unit alcon," ujar Deden melalui pesan singkat.

Baca juga: Tertimbun Longsor Susulan di Sumedang, Danramil Cimanggung dan 10 Warga Tewas. 70 Orang Masih Dicari

Baca juga: Video Buldoser dan Ekskavator Diturunkan Atasi Longsor Jalan Provinsi Glempang Banjarnegara

Baca juga: Begini Cara Pemkab Banjarnegara Tangani Longsor di Glempang Mandiraja

Baca juga: Longsor Tutup Jalan Provinsi di Desa Glempang Mandiraja, Jalur Banjarnegara-Kebumen Putus

Jika korban ditemukan, kata Deden, akan langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Sawah Dadap untuk proses identifikasi korban oleh tim DVI Polda Jabar.

Dikutip dari Kompas TV, Kamis pagi, tim gabungan menemukan satu jenazah korban longsor. Temuan ini menambah daftar jumlah korban meninggal yang mencapai 22 orang.

Sementara, 18 orang masih dalam pencarian.

Dalam pencarian kali ini, Tim SAR gabungan menggunakan tiga unit alat berat, tujuh unit alkon, peralatan ekstrikasi, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan APD personal.

"Unsur yang terlibat sebanyak 668 personel yang terdiri dari Basarnas Bandung, BPBD Jabar dan Sumedang, Tim DVI Polda Jabar, TNI/POLRI, PMI Jabar, Dinkes Sumedang, Potensi SAR Jawa Barat, dan Potensi SAR Jawa Tengah," ucap Deden.

Longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, ini terjadi Sabtu (9/1/2021). Korban terbanyak jatuh saat terjadi longsor susulan.

Mereka yang meninggal di antaranya Danramil Cimanggung dan Kasi Trantib BPBD Sumedang. Keduanya tertimbun longsor saat melakukan pendataan dan membantu evakuasi warga. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Hari Ini Tim SAR Cari 19 Orang yang Masih Tertimbun Longsor Cimanggung, 21 Jenazah Sudah Ditemukan.

Baca juga: PROFIL Syekh Ali Jaber: Hafal 30 Juz Alquran di Umur 10 Tahun, Sering Keliling Jadi Khatib Jumat

Baca juga: Syekh Ali Jaber Berwasiat Ingin Dimakamkan di Lombok NTB karena Alasan Ini

Baca juga: KABAR DUKA, Syekh Ali Jaber Wafat

Baca juga: Hati-hati, Jalan Pantura Tegal-Pemalang di Wanureja Banjir

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved