Breaking News:

Berita Kecelakaan

Ditemukan Sudah Meninggal, Begini Kronologi Balita Usia Dua Tahun Hanyut di Sungai Gondok Banyumas

Sekira pukul 11.30, seorang warga yakni Soroso bermaksud ke Sungai Gondok, dan tiba-tiba melihat ada anak yang hanyut di sungai.

KOMPAS.COM/MOHAMAD IQBAL FAHMI
Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Hanyut terbawa arus Sungai Gondok, Desa Susukan RT 04 RW 05, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, balita berumur dua tahun, AJR (2) ditemukan meninggal pada Selasa (12/1/2021).

Kapolsek Sumbang, Iptu Haryatmo mengatakan, orangtua korban yakni Tarwin menitipkan anaknya itu ke tetangganya Suparti.

Sekira pukul 09.30, korban tiba-tiba lari ke samping kiri rumah Suparti dan dikejar Suparti.

Baca juga: Ini Beragam Sanksi Jika Warga Melanggar Protokol Kesehatan Selama PKM di Banyumas

Baca juga: Niat Pemuda asal Kebumen Bawa Kabur Motor di Ajibarang Banyumas Gagal, Tepergok dan Diteriaki Maling

Baca juga: Pelaku Pencabulan Gadis Usia 15 Tahun Ditangkap, Berikut Hasil Pemeriksaan di Polresta Banyumas

Baca juga: Proses Akad Nikah di Banyumas Hanya Boleh Dihadiri 10 Orang, Pengantin Wajib Pakai Sarung Tangan

Setelah korban berhenti di sebelah kiri rumah, Suparti kemudian ke tempat cucian untuk mengambil ember berisi air dengan maksud untuk digunakan korban.

"Korban waktu itu mengaku hendak buang air."

"Namun, saat Suparti selesai mengambil air ke belakang rumah, ternyata korban sudah tidak ada," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (13/1/2021).

Sekira pukul 11.30, seorang warga yakni Soroso bermaksud ke Sungai Gondok, dan tiba-tiba melihat ada anak yang hanyut di sungai itu.

Ia pun berteriak meminta tolong dan mengangkat anak tersebut dari sungai.

Setelah diangkat dari sungai, kemudian korban dibawa ke rumah bidan desa.

Setelah dilakukan pemeriksaan korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan, dari hasil pemeriksaan
tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Sehingga korban dipastikan meninggal dunia karena tenggelam.

Keluarga korban juga sudah menerima kejadian tersebut yang merupakan musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Kabupaten Semarang Terima 8 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, Tahap Pertama Bagi 4.575 Tenaga Kesehatan

Baca juga: Langgar Jam Malam PPKM, 3 Tempat Usaha di Kota Semarang Disegel Sementara

Baca juga: Dua Rumah Warga Rusak, Dampak Longsoran Tanah Tepian Sungai Temboro Blora

Baca juga: Vaksinasi Warga Blora Mulai Awal Februari 2021, Bupati: Silakan Gunakan Pendopo Kecamatan

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved