Breaking News:

Berita Nasional

Qantas Tak Pernah Jatuh 60 Tahun Terakhir, Berikut Daftar 20 Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia

AirlineRatings.com, merilis 20 maskapai teraman di dunia, yang dipantau dari 385 maskapai berbeda.

bknpk.com
Ilustrasi pesawat terbang 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak menjadi duka di dunia penerbangan Indonesia.

Selain kenyamanan, keamanan penerbangan menjadi prioritas maskapai penerbangan.

Setiap perusahaan maskapai penerbangan, memiliki standar keamanan masing-masing. Mereka memiliki protokol keselamatan dan penanggulangan insiden dengan cara yang berbeda.

AirlineRatings.com, merilis 20 maskapai teraman di dunia, yang dipantau dari 385 maskapai berbeda.

Dikutip, Senin (11/1/2021), maskapai penerbangan Australia, Qantas, dinobatkan sebagai maskapai teraman di dunia untuk tahun ketiga berturut-turut.

Baca juga: Bawa 53 Penumpang dan 12 Awak, Berikut Kornologi serta Fakta Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: Kakak Beradik asal Sragen Jadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air, Niatnya Hanya Sehari di Pontianak

Baca juga: Cerita Kakak Captain Didik, Pilot NAM Air Korban Laka Sriwijaya Air: Ke Pontianak Ambil Pesawat

Baca juga: Tim Gabungan Temukan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Mulai Pecahan Ban Hingga Potongan Tubuh

Selain itu, Qantas juga menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang akan diterbangkan karakter Dustin Hoffman dalam film "Rain Man" tahun 1988 karena tidak pernah jatuh.

Maskapai ini memang pernah mengalami kecelakaan fatal sebelum tahun 1952 tetapi tidak ada korban jiwa selama 70 tahun sejak saat itu.

"Qantas telah menjadi maskapai penerbangan yang sangat memperhatikan operasional keselamatan utama selama 60 tahun terakhir dan tidak mengalami hal yang menyebabkan kematian," ujar Pemimpin Redaksi AirlineRating.com Geoffrey Thomas.

Qantas tidak sendirian. Maskapai yang sudah lama berdiri seperti Hawaiian dan Finnar juga memiliki rekor sempurna di era pesawat jet.

Thomas mengatakan, maskapai yang mengalami insiden setiap hari diakibatkan bukan karena masalah operasional maskapai, tetapi dari masalah pembuatan pesawat atau mesin pesawat.

Halaman
123
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved