Berita Nasional

Tertimbun Longsor Susulan di Sumedang, Danramil Cimanggung dan 10 Warga Tewas. 70 Orang Masih Dicari

Kejadian ini menewaskan 11 warga, termasuk Danramil Kecamatan Cimanggung dan personel BPBD Sumedang.

Editor: rika irawati
ANTARA/HO-Basarnas
Petugas menggunakan ekskavator untuk memudahkan proses pencarian korban longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021) dini hari. 

Dilihat dari prakiraan cuaca Info BMKG, hari ini, Minggu (10/1/2021) dan Senin (11/1/2021), Kecamatan Cimanggung masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir.

Sedangkan wilayah Provinsi Jawa Barat, terpantau berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

BNPB berharap, masyarakat dapat tetap waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang.

"Persiapan diri sendiri, keluarga dan komunitas sangat dibutuhkan sehingga dampak korban jiwa dapat dihindari sedini mungkin, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung," tutur Raditya.

Menyikapi puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah mengingatkan BPBD Provinsi untuk melakukan upaya peringatan dini dan kesiapsiagaan, khususnya di BPBD kabupaten dan kota.

BNPB menyurati BPBD di 34 provinsi untuk terus berkoordinasi dengan BPBD di tingkat kabupaten dan kota.

Peringatan dini dan kesiapsiagaan ini didasari data prakiraan potensi banjir dan longsor pada Januari 2021 dari BMKG, yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR, BIG dan PVMBG. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Longsor di Sumedang, 11 Warga Meninggal, 18 Lainnya Luka-luka.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved