Breaking News:

Berita Banyumas

Terancam Batal, Popda Eks-Karesidenan Banyumas 2021 Tunggu Kepastian Tim Satgas Penanganan Covid-19

Wabah Covid-19 membuat pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) eks-Karesidenan Banyumas tak jelas kapan pelaksanaannya.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Istimewa
Pra-Popda Silat di SMP Diponegoro 5 Wangon, Kabupaten Banyumas, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Wabah Covid-19 membuat pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) eks-Karesidenan Banyumas tak jelas kapan pelaksanaannya.

Semula, pesta olahraga se-Banyumas Raya itu direncanakan berlangsung Maret 2021.

Namun, hingga hari ini, belum ada kepastian pelaksanaannya.

"Kami tidak tahu, jadi atau tidaknya. Padahal, rencana itu 11-12 Maret, memang sebentar lagi," ujar Kabid Keolahragaan Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Taufik Widjatmoko, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Panjat Tebing dan Petanque Bakal Masuk Cabor yang Diperlombakan di Popda 2021 Banyumas

Baca juga: Takut Covid-19, Youtuber Banyumas Pagari Rumah Pakai Seng. Belanja dan Temui Tamu dari Balik Seng

Baca juga: Resah, Pelaku Wisata di Banyumas Berharap Objek Wisata Tak Tutup Lagi

Baca juga: Kasus Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Rata-rata Ada 3 Kematian Per Hari

Semestinya, tahun ini Kabupaten Banyumas menjadi tuan rumah popda eks-Karesidenan Banyumas.

Pandemi Covid-19 menjadi alasan kemungkinan event tahunan tersebut diundur, bahkan ditiadakan.

"Semuanya tergantung dari Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten. Kalau boleh maka kami jadikan, tetapi kalau harus diundur ya kita sepakati," katanya.

Meski belum ada kepastian, atlet-atlet pertandingan tetap dipersiapkan.

Sehingga, jika sudah ada keputusan kegiatan bisa digelar, para atlet Kabupaten Banyumas bisa langsung mengikuti.

Menurutnya, ada siasat lain agar event olahraga tetap digelar, yakni penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Kalau penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk para atletnya, tentunya bisa. Tetapi, jika ada pengunjung, orang tua dan lainnya, kalau sampai terjadi sesuatu, kami yang repot nanti," jelasnya.

Sempat diberitakan bahwa ada sejumlah event olahraga yang juga terancam tidak jelas nasibnya, misalnya popda tingkat provinsi Jawa Tengah, kejuaraan kabupaten bulu tangkis, sepak bola, dan beberapa event olahraga lain. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Ingin Tahu Perkembangan Aktivitas Gunung Merapi? Ini Link Pantauan dari BPPTKG Yogyakarta

Baca juga: Gelap Mata, Kakek 65 Tahun di Blora Bacok Mantan Istri yang Berduaan dengan Pria Lain di Sawah

Baca juga: Tempat Tidur Pasien Covid Tinggal 174, Pemkot Solo Minta Daerah Sekitar Tambah Ruang Isolasi dan ICU

Baca juga: Pembatasan Kegiatan di Purbalingga, Toko Modern Buka sampai Pukul 19.00 WIB kecuali di Sekitar RS

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved