Berita Jateng
Tak Lagi Pakai Perahu, Akses Blora-Bojonegoro Lewat Kradenan Kini Lebih Mudah Lewat Jembatan TBB
Jembatan penghubung Bojonegoro-Blora itu diresmikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Minggu (3/1/2021).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Akses Jawa Timur dan Jawa Tengah antara Bojonegoro-Blora kini lebih mudah setelah terhubung jembatan di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dan Desa Medalem, Kecamaran Kradenan, Kabupaten Blora.
Jembatan penghubung Bojonegoro-Blora itu diresmikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Minggu (3/1/2021).
Jembatan yang membentang sepanjang 210 meter itu dinamai Terusan Bojonegoro Blora (TBB).
Peresmian jembatan di atas Sungai Bengawan Solo ini dilakukan di sisi Bojonegoro.
Jembatan yang memiliki lebar 9 meter ini dibangun dalam waktu yang relatif singkat, yakni enam bulan.
Baca juga: Kendarai Hawker 900XP, Gubernur Ganjar dan Tiga Menteri Cek Progress Bandara Ngloram Blora
Baca juga: Jika Sedang Berada di Blora pada Awal Februari, Mampirlah ke Kampung Durian Nglawungan
Baca juga: Sungai Glandangan Meluap, Ratusan Rumah di Kedungtuban Blora Terendam Banjir
Baca juga: Ini Tindak Kriminal yang Mendominasi Sepanjang 2020 di Blora, Totalnya Capai 22 Kasus
Pembangunan ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 97,5 miliar. Anggaran tersebut disokong APBD Blora dan Bojonegoro. Untuk Blora, mengucurkan anggaran sebesar Rp 8,251 miliar.
Pratikno pun mengapresiasi sinergi antara dua kabupaten tersebut. Hal ini pun diharapkan bisa dicontoh daerah lain.
"Apa yang dilakukan Kabupaten Bojonegoro dan Blora ini menjadi inspirasi dan dapat dicontoh daerah lain, untuk membangun konektivitas antarwilayah," ujar Mensesneg kelahiran Bojonegoro itu.
Pembangunan Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora itu, lanjut Pratikno, diharapkan dapat mendongkrak pembangunan ekonomi kawasan antara Jateng dan Jatim. Sebab, konektivitas dua daerah sudah tersambung secara baik.
"Ditambah, tadi, di Ngloram ada bandara yang bisa menghubungkan Blora dan sekitarnya dengan daerah lain. Mudah-mudahan, akhir tahun 2021, Bandara Ngloram bisa beroperasi dan bisa mengakselerasi pembangunan ekonomi di kawasan ini," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, hadir dua menteri lain yang tergegabung Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Selain itu, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dan Bupati Blora Djoko Nugroho juga hadir dalam peresmian itu.
Tidak lupa perwakilan dari Pemrov Jatim dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga turut serta.
Sebelumnya, rombongan para Menteri dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek Bandara Ngloram di Blora. Mereka mengendarai pesawat jenis Hawker 900 XP dari Bandara Ahmad Yani Semarang dan mendarat di Bandara Ngloram, Cepu, Blora.
Bupati Blora Djoko Nugroho mengaku sangat senang atas peresmian Jembatan TBB ini.