Berita Jateng
Kendarai Hawker 900XP, Gubernur Ganjar dan Tiga Menteri Cek Progress Bandara Ngloram Blora
Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melihat progress pembangunan Bandara Ngloram Cepu Blora, Minggu.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melihat progress pembangunan Bandara Ngloram Cepu Blora, Minggu (3/1/2021).
Tiga menteri itu yakni Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno; Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi; dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.
Mereka juga sempat menjajal landasan pacu Bandara Ngloram menggunakan pesawat jenis Hawker 900 XP dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Menhub Budi Karya mengatakan, pembangunan Bandara Ngloram dikerjakan bersama pemerintah pusat dan daerah.
Baca juga: Lion Air Group Kaji Rute Penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram Blora: Kita Lihat Respon Pasar
Baca juga: Jika Sedang Berada di Blora pada Awal Februari, Mampirlah ke Kampung Durian Nglawungan
Baca juga: Sungai Glandangan Meluap, Ratusan Rumah di Kedungtuban Blora Terendam Banjir
Baca juga: Ini Tindak Kriminal yang Mendominasi Sepanjang 2020 di Blora, Totalnya Capai 22 Kasus
Baca juga: Hasil Pilkada Kabupaten Blora, KPU Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih, Ini Penyebabnya
Budi Karya pun berterima kasih kepada gubernur Jateng, bupati Blora dan jajaran Forkompimda Blora yang telah memberikan dukungan penuh.
"Sekarang sudah terlihat hasilnya. Nantinya, bandara ini bisa digunakan untuk pesawat jenis ATR72 dengan kapasitas 72 penumpang," kata Budi, dalam siaran tertulis.
Meski kategori bandara kecil namun Bandara Ngloram nantinya dapat melayani penerbangan dari Jakarta, Balikpapan, dan daerah lain.
Dengan begitu maka konektivitas masyarakat Blora dan sekitarnya akan semakin baik.
"Apalagi, di sini, banyak usaha perminyakan. Memang dibutuhkan konektivitas agar lebih mudah. Apalagi, daerah di sini jauh dari Semarang, Solo, atau Cilacap. Jadi, memang butuh bandara," jelasnya.
Sementara, Direktur Bandar Udara Nafhan Syahroni menerangkan bahwa pembangunan Bandara Ngloram ditargetkan selesai tahun ini.
"Progres pekerjaan kami sudah membangun landasan pacu 1.500 meter dengan lebar 30 meter. Pembangunan taxiway dan apron juga sudah selesai. Terminal sudah dalam proses dan progresnya sekitar 35 persen," terangnya.
Beberapa pekerjaan, lanjutnya, akan diselesaikan tahun ini. Di antaranya, menambah landasan pacu menjadi 1.600 meter, terminal, beserta pemenuhan sarana-prasarana.
"Tahun ini, ditargetkan rampung 100 persen," jelasnya.
Ganjar menambahkan, pembangunan Bandara Ngloram adalah mimpi lama. Ia mengingat, saat pertama datang ke lokasi itu, kondisinya mengenaskan.
"Saya ingat, dulu, saat makan opor di depan sana, di kasih tahu, belakang ini bandaranya. Kemudian, saya lihat kondisinya, wah ini bisa dikembangkan," ujarnya.
Baca juga: Sebelum Ditutup 30-31 Desember, Wisata Air Guci Sedot Pengunjung dari Luar dan Dalam Kabupaten Tegal
Baca juga: Acara Digelar Tertutup, Din Syamsuddin Nikahi Cucu Pendiri Pondok Gontor Ponorogo
Baca juga: Puncak Arus Balik Libur Nataru Diperkirakan Malam Ini, Berikut Prediksi Titik Macet Arah Jakarta
Baca juga: Puncak Arus Balik Libur Nataru Diperkirakan Malam Ini, Berikut Prediksi Titik Macet Arah Jakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gubernur-ganjar-dan-tiga-menteri-meninjau-pembangunan-bandara-ngloram-blora.jpg)