Berita Nasional

Vaksin Covid-19 Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi, Bali Siap Vaksinasi Mulai 22 Januari 2020

Vaksin Covid-19 mulai didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia, termasuk Bali. Bahkan, vaksinasi Covid-19 di Bali bakal dimulai 22 Januari.

Editor: rika irawati
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DENPASAR - Vaksin Covid-19 mulai didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia, termasuk Bali. Bahkan, vaksinasi Covid-19 di Bali bakal dimulai 22 Januari.

Kepala Dinas Kesehatan Bali I Ketut Suarjaya mengatakan, sebanyak 31.000 dosis vaksin Covid-19 produk Sinovac akan diterima Pemprov Bali.

Jumlah tersebut diperuntukan bagi 25.000 tenaga kesehatan di Bali yang menjadi prioritas awal vaksinasi.

"Ada 31.000 dosis yang akan diterima. Sekitar tanggal 22 Januari (mulai vaksinasi)," kata Suarjaya melalui pesan singkat, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Kamu Termasuk Calon Penerima Vaksin Covid-19? Berikut Link Cek Status Vaksinasi, Cukup Masukkan NIK

Baca juga: Januari Ini, Vaksin Covid-19 Mulai Didistribusikan ke Seluruh Provinsi di Indonesia

Baca juga: 372.080 Warga Batang Diusulkan Jadi Penerima Vaksin Covid-19, Berikut Hasil Pendataan Dinkes

Baca juga: Sasaran Penerima Vaksin Sudah Dilaporkan, Dinkes Temanggung: Pemetaan Sekadar Rentan Usia

Suarjaya mengatakan, Pemprov Bali siap menjalankan vaksinasi Covid-19 ini.

Sebanyak 13.369 tenaga kesehatan di seluruh Bali disiapkan untuk menjalankan vaksinasi.

Rinciannya, 3.392 orang sebagai vaksinator, 4.492 orang melakukan skrining, dan 10.495 tenaga kesehatan atau petugas lain membantu pelayanan vaksinasi.

Vaksinasi akan dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan, misalnya rumah sakit dan puskesmas yang ada di Bali.

Sementara itu, terkait fasilitas cold chain, Bali memiliki empat ruang pendingin, 287 lemari es, 740 unit vaccine carrier, 53 cold box, dan 3.140 cold pax.

"Bali sudah siap," kata Suarjaya.

Pemerintah Indonesia menargetkan, dapat melakukan vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta warga dalam 15 bulan.

Proses vaksinasi itu akan dilakukan dalam dua tahap, dimulai sejak Januari 2021 hingga Maret 2022.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tramidzi dalam konferensi pers update perkembangan vaksin Covid-19 lewat Zoom Meeting pada Minggu (3/1/2021).

Baca juga: PSIS Semarang Siap Kehilangan Poin jika Liga 1 Bergulir Februari, Ini Alasan CEO PSIS

Baca juga: Resmikan Destinasi Baru, Bupati Pekalongan Asip Promosikan Curug Bendo sebagai Wisata Sehat

Baca juga: Pascakasus Cabai Dicat, Bupati Temanggung: Cabai Merahnya Asli, Segarnya Asli, Hasil Panen Langsung

Baca juga: Kendarai Hawker 900XP, Gubernur Ganjar dan Tiga Menteri Cek Progress Bandara Ngloram Blora

"Indonesia membutuhkan waktu 15 bulan untuk vaksinasi Covid-19 yang akan dimulai bulan Januari 2021-Maret 2022," ujar Nadia.

Pihaknya meyakinkan, dalam waktu 15 bulan itu, akan ada 181,5 juta orang yang di vaksinasi Covid-19.

Jumlah 181,5 juta tersebut setara dengan 70 persen populasi yang diharapkan dapat memicu kekebalan kelompok atau herd immunity. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksinasi Covid-19 di Bali Dimulai 22 Januari, Ada 31.000 Dosis Vaksin untuk Tenaga Kesehatan".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved