Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Ribuan Botol Sitaan Polisi Dimusnahkan, Hasil Operasi Pekat Selama Setahun di Temanggung

Ribuan botol minuman beralkohol disita dari belasan penjual atau pengedar selama penegakan Operasi Pekat sepanjang 2020 di Kabupaten Temanggung.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Pemusnahan ribuan botol miras dan knalpot brong, Senin (21/12/2020) di Mapolres Temanggung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Jajaran Polres Temanggung kembali memusnahkan 3.035 botol minuman keras (miras) jenis oplosan dan bermerk.

Termasuk juga puluhan knalpot brong kendaraan pun dimusnahkan, Senin (21/12/2020) di Mapolres Temanggung.

Baca juga: Sepakat dengan Gubernur Jateng, Bupati Temanggung Tak Akan Paksakan KBM Tatap Muka Digelar Januari

Baca juga: Tanpa Terkecuali di Temanggung, Guru dan Tenaga Pendidik Wajib Tes Usap, Sudah Dimulai 15 Desember

Baca juga: Diterima Berbentuk Barang dari Dua Sumber, Khusus untuk Warga Terdampak Bencana di Temanggung

Baca juga: Temanggung Kini Berzona Oranye, Bupati M Al Khadziq: Warga Tetap Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Kapolres Temanggung, AKBP Benny Setyowadi mengatakan, ribuan botol minuman beralkohol disita dari belasan penjual atau pengedar selama penegakan Operasi Pekat sepanjang 2020.

Adapun jenisnya terbagi menjadi dua jenis.

Meliputi 2.000 botol minuman alkohol oploson atau tradisional, dan sisanya minuman alkohol bermerk.

"Selain itu ada 8 jerigen berisi miras dengan total 280 liter," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (21/12/2020).

Sementara, Kasatres Narkoba Polres Temangung, AKP Bambang Sulistio menambahkan, dari semua minuman beralkohol yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan dari 13 penjual.

Selain dari Satres Narkoba, penyitaan miras juga dilakukan oleh Satreskrim Polres Temanggung dan 14 jajaran Polsek selama giat setahun. 

"Pemusnahan ini dilakukan menjelang natal dan Tahun Baru 2021."

"Semuanya disita dari penjual di Temanggung," ujarnya.

Atas kasus tersebut, para tersangka dijerat pidana Pasal 10 Ayat 1 jo Pasal 5 Ayat 1.

Yakni di Perda Kabupaten Temanggung Nomor 5 Tahun 2015 tentang Minuman Beralkohol.

Ancaman pidana kurungan paling lama 3 hari dan denda maksimal Rp 50 juta. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Bupati Cilacap dan Istri Sudah Negatif Covid-19, Tatto Pamuji Beri Tips Mempercepat Kesembuhannya

Baca juga: PT KAI Jalankan KA Purwojaya Saat Libur Nataru, Relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir, Ini Jadwalnya

Baca juga: Begini Cerita Pemuda Marah dan Robek Uang, Enggan Bayar Tiket Wisata Palawi Baturraden Banyumas

Baca juga: Kapolres Banyumas Show of Force Pos Pengamanan Prioritas, Jelang Natal dan Tahun Baru

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved