Berita Ekonomi Bisnis

PT KAI Jalankan KA Purwojaya Saat Libur Nataru, Relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir, Ini Jadwalnya

Sebanyak 179 armada kereta api, 29 lokomotif, serta 4 kereta penolong telah disiapkan mendukung kelancaran perjalanan di PT KAI Daop V Purwokerto.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Situasi kedatangan penumpang di Stasiun Purwokerto, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - PT KAI Daop V Purwokerto kembali menyiagakan sarana, prasarana, dan SDM untuk melayani masyarakat jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Sebanyak 179 armada kereta api, 29 lokomotif, serta 4 kereta penolong telah disiapkan guna mendukung kelancaran perjalanan KA. 

Manajer Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Eko Budiyanto mengatakan, setiap hari rata-rata ada 83 perjalanan kereta api jarak jauh yang melintas di wilayah PT KAI Daop V Purwokerto.

Baca juga: Rumah Kita Kini Hadir di Purwokerto, Toko Mebel dan Furniture Ini Beri Diskon Hingga 70 Persen

Baca juga: Makin Cantik, Jembatan Lengkung di Jalan Bung Karno Purwokerto Dilengkapi Lampu Bergradasi Warna

Baca juga: Geram Ada Pedagang Pasar Minggon Buka Lapak di GOR Satria Purwokerto, Bupati Banyumas: Tertibkan!

Baca juga: Renovasi Pasar Wage Purwokerto Dikerjakan Awal Tahun, Perbaikan Hanya di Blok B yang Terbakar

Untuk memenuhi permintaan masyarakat pengguna jasa KA, pihaknya juga akan mengoperasikan KA Purwojaya relasi Cilacap - Purwokerto - Gambir.

KA Purwojaya itu untuk keberangkatan 20 Desember 2020 dan 3 Januari 2021. 

Kemudian KA Sawunggalih Utama relasi Kutoarjo - Purwokerto - Pasar Senen yang akan dijalankan pada 18, 20, 23 Desember 2020, dan 3 Januari 2021.

Mengantisipasi datangnya musim penghujan yang juga bertepatan dengan libur Nataru, PT KAI Daop V Purwokerto juga telah menugaskan 29 anggota Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) ekstra, dan 10 petugas penjaga daerah rawan ekstra. 

"Yang betul-betul rawan ada 7 titik."

"Namun saat ini musim hujan bertambah menjadi 11 titik."

"Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Gandrungmangu, Sidareja, dan Kebasen," ujar Eko Budiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (18/12/2020). 

PT KAI Daop V Purwokerto juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu di perlintasan sebidang. 

"KA itu tidak bisa mengerem mendadak, bahaya nanti KA bisa anjlok," tambahnya. 

PT KAI Daop V Purwokerto juga mendirikan empat pos kesehatan di empat stasiun.

Yaitu di Stasiun Purwokerto, Kroya, Cilacap, dan Kutoarjo dengan satu paramedis, dan dokter on call selama 24 jam di masing-masing stasiun. 

Eko berpesan kepada masyarakat yang akan berpergian supaya untuk merencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari dan menyesuaikan dengan hari libur dan cuti. 

"Masyarakat tidak perlu ragu, menggunakan KA karena KAI menerapkan protokol kesehatan secara ketat sejak dari keberangkatan, selama perjalanan, hingga sampai stasiun tujuan," ungkapnya. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Polresta Banyumas Bekuk 2 Pencuri Penggilngan Padi, Beraksi dari Pemalang Hingga Wonosobo

Baca juga: Lahan Lereng Gunung Sindoro-Sumbing di Wonosobo Diproyeksi Jadi Tempat Budidaya Bawang Putih

Baca juga: Tanpa Terkecuali di Temanggung, Guru dan Tenaga Pendidik Wajib Tes Usap, Sudah Dimulai 15 Desember

Baca juga: Temanggung Kini Berzona Oranye, Bupati M Al Khadziq: Warga Tetap Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved