Breaking News:

Berita Banyumas

Bupati Banyumas Wajibkan Wisatawan Luar Derah Tunjukkan Hasil Negatir Rapid Test Antigen

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, kebijakan ini sesuai petunjuk Surat Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung di halaman depan pintu masuk Loka Wisata Baturraden, Banyumas, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mewajibkan wisatawan luar daerah menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen saat berkunjung ke objek wisata di wilayah tersebut salama libur Natal dan Tahun Baru.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, kebijakan ini sesuai petunjuk Surat Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Nomor 556/3202 tertanggal 16 Desember 2020 tentang Kewajiban Penunjukan Hasil Rapid Test bagi Pengunjung Luar Daerah.

Dalam surat tersebut disebutkan, masyarakat dari luar wilayah Jawa Tengah yang ingin berlibur dan mengunjungi tempat wisata di Jawa Tengah wajib menunjukkan bukti atau hasil tes cepat antigen.

Baca juga: Tempat Wisata di Banyumas Hanya Terima Wisatawan Lokal saat Libur Akhir Tahun, Ini Alasannya

Baca juga: Bupati Banyumas Imbau Khatib Ingatkan Prokes Lewat Khotbah Salat Jumat Guna Cegah Covid-19

Baca juga: Terbukti Jual Ciu dan Anggur, 5 Pedagang Diamankan Sat Sabhara Polresta Banyumas

Baca juga: Dari Batas Maksimal 5%, Angka Positivity Rate Covid-19 Banyumas Tembus 12%. Ini Imbauan Dinkes

Surat Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah tersebut, sudah diteruskan ke seluruh asosiasi pengelola objek wisata maupun hotel-hotel yang ada di Banyumas.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Penyelenggara, Atraksi dan Aktivitas Wisata (APAAW) Banyumas Agus Triono mengatakan, akan tetap memprioritaskan wisatawan lokal.

"Dengan adanya surat edaran Disporapar Jawa Tengah itu, kami akan tetap memprioritaskan wisatawan lokal. Hal itu untuk mempermudah deteksi dan lebih menjaga agar tidak ada klaster wisata. Bagi wisatawan asal Banyumas yang akan berwisata, tidak harus rapid antigen," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (21/12/2020).

Selain itu, bupati tidak mengizinkan penyelenggaraan acara atau kegiatan perayaan akhir tahun 2020.

Menurut dia, larangan penyelenggaraan kegiatan tersebut dilakukan guna menekan peningkatan kasus baru Covid-19.

"Pemkab Banyumas tidak menggelar acara perayaan akhir tahun. Kami juga tidak mengizinkan masyarakat menyelenggarakan acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan," ujar bupati. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Polres Tegal Imbau Gereja Membentuk Satgas Pengamanan selama Natal, Berjaga 24 Jam Sehari

Baca juga: Dikira Tikus, Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Pegawai Toko Bahan Jok di Bak Sampah di Miroto Semarang

Baca juga: Tagar #2021BaliJatidiri Sampai Kantor Gubernur Lewat Karangan Bunga, Ganjar: Terimakasih Pak Yoyok

Baca juga: Polres Karanganyar Terapkan Penyekatan di Exit Tol dan Daerah Perbatasan saat Malam Pergantian Tahun

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved