Breaking News:

Berita Tegal

Polres Tegal Imbau Gereja Membentuk Satgas Pengamanan selama Natal, Berjaga 24 Jam Sehari

Polres Tegal meminta gereja di Kabupaten Tegal membentuk satuan tugas (satgas) untuk pengamanan gereja selama Natal.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Tim lintas sektoral Kabupaten Tegal mengecek kesiapan GPPS Immanuel Slawi, Minggu (20/12/2020), yang akan menggelar ibadah Natal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Polres Tegal meminta gereja di Kabupaten Tegal membentuk satuan tugas (satgas) untuk pengamanan gereja selama Natal. Satgas ini bertugas membantu pengamanan gereja selama 24 jam sehari.

Secara keseluruhan, Polres Tegal bakal memantau dan turut mengamankan 26 gereja di wilayah tersebut selama Natal dan Tahun Baru.

Pada Minggu (20/12/2020) kemarin, personel yang tergabung dalam lintas sektoral (linsek) Kabupaten Tegal yang meliputi Polisi, TNI, Satpol PP, dan lain-lain, melakukan pantauan ke sejumlah gereja, terutama yang akan mengadakan perayaan Natal.

Baca juga: Keuskupan Agung Semarang Terapkan Prokes Misa Natal, Jemaat Wajib Bawa Hasil Negatif Tes Rapid

Baca juga: Pemkab Magelang Izinkan Ibadah Natal di Gereja Tapi Hanya Berkapasitas 25 Persen

Baca juga: Bupati Batang Wihaji Tak Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Asal Berlangsung di Rumah

Baca juga: 13 Gereja di Solo Gelar Ibadah Natal Tatap Muka, Hanya Boleh Diikuti Jemaat Berumur 10-60 Tahun

Kabag Ops Polres Tegal Kompol Aries Heriyanto, menjelaskan, dalam pemantauan tersebut, tim mengecek apakah sarana protokol kesehatan yang diwajibkan sudah dipenuhi.

Misalnya, tempat mencuci tangan, jarak antar tempat duduk bagi jemaat, dan ketersediaan alat pengukur suhu tubuh (thermogun).

"Kemarin, kami memantau 26 gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Tegal, misalnya di Adiwerna, Mejasem, Slawi, dan lainnya. Dari hasil pantauan kami, sudah memenuhi standar protokol kesehatan," ujar Kompol Aries di Slawi, Senin (21/12/2020).

Kompol Aries mengatakan, Polres Tegal telah membentuk tiga tim asistensi yang dipimpin langsung Kabag, Kasat, Kasi atau Kasubag.

Tim asistensi ini setiap harinya melakukan pantauan atau patroli ke gereja dan rumah ibadah.

Pantauan yang dilakukan mulai dari melihat kondisi fisik bangunan gereja atau rumah ibadah, memantau jemaat yang datang, dan mengamati personel yang bertugas.

"Kan tidak semua gereja mengadakan kegiatan misa atau perayaan Natal. Sehingga, kami melakukan pengaman secara menyeluruh, misalnya gereja yang mengadakan misa maka dibangun pospam di sana," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved