Penanganan Corona

Dinkes Blora: Nakes Calon Penerima Vaksin Covid-19 Masih Didata

Meski pendataan masih dalam proses bagi calon penerima, pihaknya tidak tahu berapa dosis vaksin yang akan diterima Kabupaten Blora.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
Shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI Vaksin Virus Corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Proses pendataan calon penerima vaksin Covid-19 di Kabupaten Blora sampai saat ini masih berlangsung.

Dinkes Kabupaten Blora masih memastikan jumlah calon penerima dari tenaga kesehatan (nakes).

“Saat ini masih proses pendataan,” ujar Plt Kepala Dinkes Kabupaten Blora, Henny Indriyanti kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Akui Istrinya Kalah di Pilkada Blora, Bupati Serahkan Potongan Tumpeng HUT Kabupaten ke Wakilnya

Baca juga: Karena Puluhan Nakes Positif Covid-19, RSUD Soetidjono Blora Atur Skema Layanan Kesehatan

Baca juga: 47 Desa di 13 Kecamatan di Blora Endemik DBD, Sumbang 119 Kasus Sepanjang Januari-November

Baca juga: Bahayanya Sumur Warga di Blora yang Semburkan Gas Metana, ESDM: Tidak Berbau Tapi Mudah Terbakar

Henny mengatakan, meski pendataan masih dalam proses, pihaknya tidak tahu berapa dosis vaksin yang akan diterima Kabupaten Blora.

“Kami belum tahu, kuota (dosis vaksin) dapat berapa."

"Yang penting pendataan masih berlangsung,” kata dia.

Henny mengatakan, jumlah tenaga kesehatan yang ada di dua rumah sakit milik pemerintah di Blora berikut Puskesmas terdapat sekira 2 ribu orang.

Selain itu, pihaknya juga tengah memastikan jumlah tenaga kesehatan yang berada di bawah fasilitas kesehatan milik swasta.

“Kami kroscek lagi tenaga kesehatan yang ada di pemerintah maupun yang ada di swasta,” ujar dia.

Sementara itu, Henny berpesan kepada masyarakat Blora agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Termasuk menjaga imunitas juga penting dilakukan.

Mengingat beberapa waktu terakhir terjadi lonjakan drastis jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Blora.

Hingga Jumat (11/12/2020), dilansir dari corona.blorakab.go.id, Blora masih berstatus zona merah dengan 1.729 kasus Covid-19.

Tingginya lonjakan kasus ini diketahui setelah dilakukan tes maupun penelusuran secara masif.

“Kalau ada keluhan langsung periksa biar tidak terlambat."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved