Breaking News:

Penanganan Corona

Tekan Angka Covid-19, Pemkot Semarang Tutup 10 Ruas Jalan Setiap Jumat Malam-Senin Pagi

Pemerintah Kota Semarang kembali menutup sejumlah ruas jalan dalam rangka penanganan Covid-19.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan melintasi Kawasan Simpanglima Semarang belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang kembali menutup sejumlah ruas jalan dalam rangka penanganan Covid-19.

Setidaknya, ada 10 ruas jalan yang ditutup, yaitu Jalan Pemuda mulai Paragon Mall-Tugu Muda, Kota Lama dari Simpang Letjen Suprapto/Cendrawasih-Jembatan Mberok, Jalan Pandanaran dari Tugu Muda- impanglima, Jalan Gajah Mada dari Simpanglima-simpang Gendhingan, dan Jalan Pahlawan dari air mancur-Simpanglima.

Kemudian, Jalan Ahmad Yani dari simpang RRI-Simpanglima, Jalan Dr Wahidin dari Simpang Kaliwiru-Sisingamangaraja, Jalan Tanjung dari simpang Imam Bonjol-simpang Pemuda, Jalan Ngesrep Timur V di pintu masuk gapura pangeran Diponegoro, dan Jalan Lamper Tengah.

Penutupan akan dilakukan setiap Jumat mulai pukul 21.00 WIB hingga Senin pukul 06.00 WIB. Rencana ini berlaku mulai Jumat (11/12/2020).

Baca juga: BPBD Kota Semarang Kewalahan, Dua Hari Ada Puluhan Pohon Tumbang, Efek Hujan Disertai Angin Kencang

Baca juga: Gunakan Hak Pilih, Calon Wali Kota Semarang Hendi Berboncengan dengan Istri Naik Motor Ke TPS

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 saat Pilwakot, BPBD Kota Semarang Semprotkan Disinfektan ke Sejumlah TPS

Baca juga: 25 Ibu Muda di Kota Semarang Jadi Korban Penipuan Berkedok Arisan Online, Rugi Hingga Ratusan Juta

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro P Martanto mengatakan, pemberlakuan kembali penutupan ruas jalan berdasarkan pertimbangan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Semarang melihat meningkatnya angka kasus Covid-19.

Penutupan 10 ruas jalan ini diberlakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut dari Satgas Covid-19 Kota Semarang.

"Penutupan sampai pemberitahuan lebih lanjut. Nanti, sampai situasi yang relatif bisa dikatakan angka turun dan akan diputuskan oleh satgas," papar Endro, saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (10/12/2020).

Menurutnya, pada masa pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) tahap 1 dan 2, Dishub telah memberlakukan penutupan sejumlah ruas jalan.

Pemberlakukan penutupan jalan menjadi sarana membantu mengurangi mobilisasi warga. Terbukti, saat itu, kasus Covid-19 di Kota Lunpia menurun drastis.

"Ini kami evaluasi lagi, melihat kepentingan yang lebih luas. Ternyata, kasus Covid-19 masih harus diwaspadai," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved