Breaking News:

Berita Tegal

Awas, Potensi Cuaca Buruk di Tegal Raya Masih Terjadi Hingga Tiga Hari ke Depan

Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah mengatakan, cuaca buruk tersebut masih berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - BMKG Tegal mengungkapkan, cuaca di wilayah Tegal Raya saat ini sedang buruk. 

Cuaca buruk tersebut dapat menyebabkan hujan seharian penuh, seperti yang terjadi pada, Minggu (6/12/2020). 

Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah mengatakan, cuaca buruk tersebut masih berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan. 

Baca juga: Gara-gara Anak Bermain Korek Api saat Ibu Mengisi Bensin Eceran, Rumah di Kota Tegal Ludes Terbakar

Baca juga: 22 Warung di Pantai Batamsari Rusak Diterjang Ombak, Dermaga Apung PAI Kota Tegal Juga Demikian

Baca juga: Ada Ombak Besar Justru Jadi Rezeki Warga Kota Tegal, Beramai-ramai Berburu Kerang Bangkang

Baca juga: Empat Perampok Akhirnya Tertangkap Polisi, Gasak Perhiasan Emas dan Uang Warga Kabupaten Tegal

Dia mengatakan, cuaca buruk tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. 

Seperti terjadinya belokan angin atau shearline di wilayah Jawa Tengah

Selain itu juga dipengaruhi adanya pusat tekanan rendah dan garis palung di selatan Jawa Tengah

"Jadi faktor tersebut yang menyebabkan sepanjang hari wilayah Tegal Raya diguyur hujan," kata Sri kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/12/2020). 

Sri mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih perlu diwaspadai masyarakat. 

Karena kondisi dinamika atmosfer yang masih berstatus labil. 

Menurut Sri, bahkan kecepatan angin bisa mencapai 30 kilometer per jam. 

Sementara untuk gelombang air di Laut Jawa bagian tengah mencapai 2,5 meter sampai 4 meter. 

"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca buruk."

"Seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu," imbaunya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Karena Kondisi Ini, Mayoritas SMP Tunda Simulasi KBM Tatap Muka Lanjutan di Temanggung

Baca juga: 17 Guru di Temanggung Terpapar Covid-19, 11 Orang dari SMPN 1 Temanggung

Baca juga: Hasil Survei Pilkada Wonosobo 2020: Lawan Afif-Albar, Elektabilitas Kotak Kosong Bergerak Naik

Baca juga: Lahan Lereng Gunung Sindoro-Sumbing di Wonosobo Diproyeksi Jadi Tempat Budidaya Bawang Putih

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved