Breaking News:

Berita Banjarnegara

Hingga Awal Desember, Wisata Dieng dan Curug 7 Sigaluh Setor Rp 7,1 Miliar ke PAD Banjarnegara

Lantaran masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pemkab Banjarnegara juga bakal memperketat protokol kesehatan kepada wisatawan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
ILUSTRASI. Gambaran keramaian di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara mengantisipasi lonjakan wisata di kawasan Dieng saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, pihaknya akan melibatkan stakeholder, baik dari tingkat kecamatan hingga kabupaten untuk menghadapi libur Nataru.

Pihaknya juga akan menggandeng TNI atau Polri untuk mengamankan objek wisata.

Lantaran masih dalam suasana pandemi Covid-19, pihaknya juga bakal memperketat protokol kesehatan untuk menjamin keselamatan petugas dan wisatawan dari ancaman penularan virus.

"Ada cek suhu badan otomatis," katanya, Sabtu (5/12/2020).

Baca juga: Forum Masyarakat Banjarnegara Cinta Damai Gelar Aksi Tolak Radikalisme dan Intoleransi

Baca juga: Hati-hati, Jalur ke Dieng via Banjarnegara di Banjarmangu Rawan Longsor

Baca juga: Tak Bertemu Langsung, Tahanan Polres Banjarnegara Kini Terima Kunjungan Keluarga Lewat Besuk Virtual

Baca juga: Fokohumas Kabupaten Banjarnegara Ditatar, Jadi Jembatan Arus Informasi Pemerintah ke Masyarakat

Agung mengakui, kunjungan ke objek wisata Dieng mengalami penurunan karena pandemi Covid 19.

Ini antara lain dipengaruhi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid 2 di DKI Jakarta, sejak beberapa bulan terakhir ini.

Padahal, menurutnyaa, pengunjung objek wisata Dieng selama ini didominasi dari Jakarta.

Penurunan kunjungan ini tak ayal memengaruhi pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Hingga 3 Desember 2020, pendapatan dari objek wisata yang dikelola Pemkab Banjarnegara, yakni objek wisata Dieng dan Curug 7 Sigaluh, sekitar Rp 7,1 miliar.

"Menurun kunjungan. Tapi, melihat trennya, masih dalam trek," katanya. (*)

Baca juga: KPU Purbalingga Minta PPK Siapkan TPS Cadangan untuk 3 Wilayah Terancam Banjir dan Longsor

Baca juga: Ganjar Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen, Ini Tujuannya

Baca juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Banyumas Hampir 100 Orang, Ini Pesan Kepala Dinkes ke Warga

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Banyumas: Capai 2.354 Kasus, Sepekan Terakhir Bertambah 111 Kasus/Hari

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved