Breaking News:

Berita Banyumas

UPDATE Kasus Covid-19 di Banyumas: Capai 2.354 Kasus, Sepekan Terakhir Bertambah 111 Kasus/Hari

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas hingga Minggu (6/12/2020) pukul 09.00 WIB, mencapai angka 2.354 kasus.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto di Pendopo Si Panji, Purwokerto, 12 Oktober 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas hingga Minggu (6/12/2020) pukul 09.00 WIB, mencapai angka 2.354 kasus.

Dari jumlah tersebut, total kesembuhan mencapai 1.304 pasien. Sementara, angka kematian tercatat 4.07 persen atau mendekati batas kewajaran dari WHO, yaitu 5 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto.

Sadiyanto mengatakan, Positivity Rate Covid-19 Banyumas sudah berada di angka 8.41 persen.

"Angka positif rata-rata per hari dalam satu pekan terakhir ada 111 kasus dan kasus meninggal sepekan terakhir ada tujuh orang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Rata-rata Tiap Hari Lima Orang Meninggal Karena Covid-19 di Banyumas, Mayoritas Berstatus Komorbid

Baca juga: Tak Terpengaruh Pandemi, Perusahaan di Banyumas Ini Tetap Bisa Ekspor Emping Melinjo ke Arab Saudi

Baca juga: Dindik Banyumas Bakal Perpanjang PJJ hingga Tahun Depan Jika Kasus Covid-19 Masih Tak Terkendali

Baca juga: Dipimpin Sekda, ASN di Pemkab Banyumas Mulai Sosialisasikan Prokes Covid-19 ke Warga Komorbid

Menurut dia, rata-rata pasien meninggal adalah mereka yang berumur di atas 50 tahun dengan komorbid atau penyakit penyerta, misalnya darah tinggi, asma, jantung, gagal ginjal, kelainan darah,

"Zona merah dapat dihilangkan lewat kerja keras semua pihak. Seluruh masyarakat Banyumas yang memiliki anggota keluarga memiliki penyakit penyerta maka pada saat di dalam rumah, agar tetap memakai masker," tambah Sadiyanto.

Sebelumnya, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru di Banyumas dilarang lantaran kasus Covid-19 yang meningkat.

Ia mengimbau masyarakat tidak menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru yang dikhawatirkan menimbulkan kerumunan.

Saat ini, Banyumas berstatus zona merah Covid-19. Terkait status ini, pemkab memperketat kegiatan masyarakat dan melarang kegiatan yang menimbulkan kerumunan, misalnya hajatan dan menutup sejumlah objek wisata.

Kebijakan tersebut setidaknya diberlakukan sejak akhir November hingga 10 Desember mendatang.

"Sampai hari ini, tidak boleh ada kerumunan. Bupati menginstruksikan tidak boleh ada pesta kembang api," katanya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jateng: Malam Ini, Purwokerto dan Cilacap Diperkirakan Mengalami Mendung

Baca juga: Bobol Jok Motor, Warga Baturraden Ini Curi Ponsel dan Modem yang Ditinggal Pemilik Tangkap Ikan

Baca juga: Berkat Peran sebagai Susi Susanti, Laura Basuki Bawa Pulang Piala Citra FFI 2020

Baca juga: Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19, Berawal dari Gejala Flu Kini Jalani Isolasi Mandiri

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved