Berita Jateng
Ganjar Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen, Ini Tujuannya
Ganjar Pranowo berharap, semakin banyak penyintas Covid-19 yang sembuh, mau mendonorkan plasma konvalesen.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang dokter spesialis kulit dan kelamin di Solo, bernama dokter Khoirul Hadi, sedang berjuang melawan serangan virus Covid-19.
Teman dekat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu kini tengah dalam perawatan untuk proses penyembuhan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Dr Moewardi, Solo.
Melalui video yang diunggah akun Instagram @ganjarpranowo, Khoirul menceritakan bahwa dirinya sudah mendapatkan terapi plasma konvalesen lima hari yang lalu.
Kondisinya membaik setelah mendapat terapi tersebut meski masih harus menggunakan pompa oksigen ke paru-paru yang tersambung di lubang hidungnya.
"Saya sudah mendapatkan terapi plasma konvalesen dua kantong, lima hari yang lalu. Rasanya, setelah mendapatkan terapi konvalesen plasma, kondisi saya langsung mengalami cukup perbaikan, meskipun belum sembuh total," ucapnya dalam video yang dikutip Sabtu (5/12/2020).
Baca juga: Hati-hati, Jalur ke Dieng via Banjarnegara di Banjarmangu Rawan Longsor
Baca juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Banyumas Hampir 100 Orang, Ini Pesan Kepala Dinkes ke Warga
Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Banyumas: Capai 2.354 Kasus, Sepekan Terakhir Bertambah 111 Kasus/Hari
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jateng: Malam Ini, Purwokerto dan Cilacap Diperkirakan Mengalami Mendung
Ia berharap, lebih banyak pasien corona sembuh yang mendonorkan darahnya ke pasien yang kini tengah terbaring di ranjang rumah sakit.
Menurutnya, masih dalam video, plasma darah orang yang telah sembuh covid, dinilai lebih cepat dan bisa berfungsi sebagai vaksin.
Hal senada juga diungkapkan Gubernur Ganjar Pranowo. Ia berharap, semakin banyak penyintas Covid-19 yang sembuh, mau mendonorkan plasma konvalesen.
Ini dilakukan untuk membantu pasien lain yang sedang berjuang sembuh dari Covid-19.
"Kemarin, (dokter Khoirul) cerita sudah disuntik plasma konvaselen itu dan merasa baik. Maka, ia mengirim videonya untuk disampaikan ke publik. Minta ke saya agar ajak orang untuk berdonor. Saya kira, ide itu bagus maka saya unggah dan jadi ramai," tutur Ganjar, dalam keterangan tertulis.
Dalam akun Instagramnya, Ganjar juga mengunggah tulisan ajakan mendonorkan plasma konvaselen.
Ganjar pun mendapatkan banyak komentar positif dari warganet. Bahkan, ada yang mengaku sebagai seorang penyintas dan ingin menyumbangkan darah untuk diambil plasma.
"Tadi, ada (netizen) yang bilang pernah positif dan mau donor. Posisinya tidak di Jateng. Kalau serius, nanti akan disiapkan dan kami juga ajak komunikasi untuk menyiapkan semuanya. Kalau itu bisa berjalan akan menjadi cukup bagus," ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Ganjar, donor plasma konvaselen itu menurut dokter bagus dan lebih mudah.
Baca juga: Bobol Jok Motor, Warga Baturraden Ini Curi Ponsel dan Modem yang Ditinggal Pemilik Tangkap Ikan
Baca juga: Berkat Peran sebagai Susi Susanti, Laura Basuki Bawa Pulang Piala Citra FFI 2020
Baca juga: Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19, Berawal dari Gejala Flu Kini Jalani Isolasi Mandiri
Baca juga: Mensos Juliari Batubara Jadi Tersangka Suap Proyek Bansos Covid-19, Diduga Terima Fee Rp 17 Miliar
Tetapi, memang diperlukan banyak darah untuk diambil plasma konvaselen dan kemudian disuntikkan kepada pasien yang positif Covid-19.
"Ternyata, kita butuh kuantitas yang banyak. Kalau banyak yang sembuh maka kami butuh publik untuk berdonor," imbuhnya. (*)